Ditulis oleh Richard Nata

Sangat aneh adalah tempat anda mencari berita aneh, kejadian anehberita aneh hari ini, berita yang sangat aneh, aneh tapi nyataberita unik, berita keren, lifestyle unik, fakta aneh, dan lain sebagainya.

Sangat aneh juga merupakan tempat anda mencari berita aneh, berita unik dan aneh tapi nyata dari selebriti, film aneh, video aneh, musik aneh, iklan aneh, foto aneh, gambar aneh, meme aneh, penampakan aneh, hewan aneh, penyakit aneh, makanan aneh, dan lain sebagainya.

Sangat aneh anti dalam membuat dan menyebarkan berita hoax. Oleh karena itu sangat aneh akan melawan pembuat dan penyebar berita hoax. He…7x

Sangataneh.com terdiri atas aneh tapi nyataberita aneh hari iniberita hoaxberita kontroversiberita unikberita viralgame onlinekejadian anehlucumisterirahasia Tuhansangat anehsentuhan hatiseram, dan wow keren.

Sangataneh.com – Presiden Indonesia yang berkali-kali ingin dibunuh adalah Soekarno. Sedangkan Presiden Indonesia yang berkali-kali ingin dikudeta adalah Joko Widodo alias Jokowi.

Tahun 2012, Jokowi dan Ahok menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Jakarta. Mereka berdua layak disebut dwi tunggal karena gebrakan, kinerja dan hasil kerja dari kedua manusia ini, menjadi perhatian rakyat Indonesia, bahkan mengejutkan dunia internasional. He…7x

Kenapa begitu? Karena mereka berdua anti korupsi, ga bisa diajak kongkalikong untuk KKN, apalagi membobol anggaran pembangunan daerah. Mereka juga berani melawan preman-preman berkedok ormas, bahkan preman berkedok agama. Semua bantuan pemda buat menjinakkan preman yang dilakukan oleh banyak Gubernur sebelumnya, distop oleh Jokowi-Ahok. Wow keren. Ha…7x

Tahun 2014, atas desakan rakyat Indonesia yang menginginkan adanya perubahan di Indonesia dan persetujuan dari Megawati, selaku ketua umum PDIP, Jokowi maju pilpres berpasangan dengan Jusuf Kalla melawan Prabowo-Hatta Rajasa.

Aneh tapi nyata, Prabowo-Hatta Rajasa yang didukung oleh 7 partai kalah melawan Jokowi-JK yang didukung oleh 5 partai. Hal ini tidak usah diherankan karena rakyat Indonesia ada di belakang Jokowi.

Partai pendukung Jokowi: PDIP, PKB, Nasdem, Hanura dan PKPI.

Partai pendukung Prabowo: Gerindra, Golkar, Demokrat, PPP, PAN, PKS, dan PBB.

Partai Demokrat bermain di dua kaki alias ga dukung Jokowi atau Prabowo alias netral berdasarkan rapat pimpinan nasional pada 18 Mei 2014, tapi para kadernya dibebaskan untuk memilih. Sayangnya hal ini tidak berlangsung lama karena pada 30 Juni 2014, Demokrat mendukung Prabowo.

Setelah Jokowi menang dan menjadi Presiden, maka mulailah muncul suara-suara sumbang yang meramalkan kalau pemerintahan Jokowi akan jatuh karena impeachment atau kudeta lewat jalur politik. Yang gilanya adalah suara sumbang tersebut tidak hanya berasal dari kubu oposisi melainkan juga dari pihak koalisi pendukung Jokowi, bahkan dari PDIP, partai di mana Jokowi menjadi kadernya.

Sangat aneh ga sih?

Aneh tapi nyata yah? Ha…7x

Jebakan-jebakan politik mulai dipasang untuk menjatuhkan Jokowi. Amien Rais, Brisik, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Teuku Zulkarnain, Ratna Sarumpaet, Novel Bamukmin, Bachtiar Nasir, Alvian Tanjung, Rhoma Irama, dan Ahmad Dhani adalah nama-nama orang yang sangat membenci Jokowi-Ahok. Kebencian mereka terhadap Jokowi-Ahok sudah mendarah daging. Ibarat penyakit maka kebencian mereka sudah mencapai level stadium 4. Ha…7x

Sekelompok elit politik yang ideot, bahkan ingin menjatuhkan Jokowi lewat jalur inkonstitusional alias lewat kerusuhan. Korban nyawa pasti berjatuhan, ditambah kehancuran ekonomi akibat kerusuhan, bukankah ini merupakan suatu cara yang ideot?

Dalam artikel ini, penulis cuma membahas tentang percobaan kudeta terhadap Jokowi lewat kerusuhan 411 dan percobaan kudeta 412.

Artikel yang membahas tentang topik ini terdiri dari:

Sangat Aneh: Kenapa Jokowi Tidak Bisa Dikudeta?

Sangat Aneh: Kenapa Jokowi Tidak Bisa Dikudeta? Bagian 2.

Sangat Aneh: Kenapa Jokowi Tidak Bisa Dikudeta? Bagian 3.

Sangat Aneh: Kenapa Jokowi Tidak Bisa Dikudeta? Bagian 4.

Sebelum demonstrasi 411, Jokowi sudah mengundang banyak ormas Islam ke istana. Hampir semua ormas islam besar diundang ke istana. Tapi Jokowi tidak mengundang FPI, FUI, HTI, dan ormas-ormas islam radikal lainnya.  Dikatakan radikal karena mereka adalah para pemuja khilafah yang ingin menjadikan Indonesia negara islam. Sebagian pemuja khilafah berbaiat ke Alqaeda dan sebagian lagi berbaiat ke ISIS.

Jokowi juga mengunjungi Prabowo pada Senin, 31 Oktober 2016.

Tujuan Jokowi adalah agar tidak ada kerusuhan di Jakarta.

SBY dengan cepat bermanuver mengunjungi Wiranto dan Jusuf Kalla pada tanggal 1 November 2016.

Pertanyaannya sekarang adalah kenapa SBY harus mengunjungi Jusuf Kalla (wakil Presiden)? karena SBY merencanakan kerusuhan dengan dua target utama.

Target kerusuhan 411:

  1. Mendiskualifikasikan Ahok atau memenjarakan Ahok agar AHY (anak SBY) bisa jadi Gubernur Jakarta.
  2. Jika beruntung maka sekalian menjatuhkan Jokowi.

Jusuf Kalla tentu saja senang dengan tawaran SBY, karena kalau kerusuhan bisa membuat Jokowi lengser maka ia akan menjadi Presiden. Ha…7x

Selain itu belakangan Zulkifli Hasan membocorkan rahasia kalau Jusuf Kalla adalah yang mengusulkan  Anies Baswedan sebagai Cawagub ke Prabowo.

Sebagai pendukung Anies, Jusuf Kalla tentu senang kalau dua target di atas bisa terjadi berkat kerusuhan massa yang dirancang oleh SBY bersama-sama dengan HMI, FPI, HTI, FUI, dll.

Pertanyaannya sekarang adalah apa bukti SBY adalah dalang kerusuhan 411?

Sumber gambar: https://www.merdeka.com
Sumber gambar: https://www.merdeka.com
Perhatikan tulisan di mobil komando.
Jihad konstitusi – 4 NOV 2016.
angka satu pada 2016, menunjukkan nomor 1 dalam pilgub, yaitu AHY. Ha…7x
Bukti lainnya adalah pidato provokasi SBY tanggal 2 Nov 2016.

Rakyat Indonesia (tidak) Bodoh?

Indonesia dikatakan pernah dijajah oleh Belanda selama 350 tahun dan oleh Jepang selama 3,5 tahun. Sebenarnya pendapat ini salah, karena saat itu nama Indonesia belum ada. He…7x

Jadi yang benar adalah kerajaan-kerajaan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan pulau-pulau lainnya yang dijajah oleh Belanda dan Jepang. Betul apa benar? 🙂

Pertanyaannya sekarang adalah kok bisa sih Belanda yang kecil menjajah kerajaan-kerajaan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan pulau-pulau lainnya, yang sekarang menjadi negara Indonesia? Jawabannya adalah Belanda memakai politik Devide et Impera.

Politik Devide et Impera alias politik pecah belah atau politik adu domba adalah kombinasi strategi politik, militer, dan ekonomi yang bertujuan mendapatkan dan menjaga kekuasaan dengan cara memecah kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang lebih mudah ditaklukan.

Saat itu raja-raja dan rakyat dari kerajaan-kerajaan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan pulau-pulau lainnya, masih bodoh. Sehingga mereka gampang sekali diprovokasi dan diadu domba. Ketika raja-raja dan rakyat dari kerajaan-kerajaan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan pulau-pulau lainnya, saling berperang satu dengan yang lainnya maka Belanda lah yang mendapatkan banyak keuntungan. Sehingga daerah kekuasaan Belanda semakin lama semakin bertambah besar.

Dengan politik Devide et Impera maka raja yang satu bukan hanya berperang dengan raja-raja lainnya tetapi juga raja mencurigai bawahannya sendiri, bahkan keluarganya sendiri, takut dikudeta. Hal ini menyebabkan tenaga dan pikiran raja habis terkuras karena ketakutan sendiri alias paranoid. Akibatnya adalah kekuatan dari kerajaan semakin lama semakin lemah. Sebaliknya kekuatan dari Belanda semakin lama semakin kuat mencengkeram kerajaan demi kerajaan di bumi Nusantara tercinta ini.

Salah satu cara ampuh dalam melakukan politik Devide et Impera adalah MENEBARKAN KEBENCIAN. Sehingga satu dengan yang lainnya saling membenci. SEDANGKAN STRATEGI AMPUH DI DALAM MENEBARKAN KEBENCIAN ADALAH MEMAKAI ISU SARA (SUKU, AGAMA, RAS DAN ANTAR GOLONGAN).

DAN ISU YANG PALING BERBAHAYA ADALAH ISU AGAMA. Sebab menurut Karl Marx, agama adalah candumasyarakat, karena agama, masyarakat menjadi tidak maju dan bersikap rasional. Saat masyarakat sudah tidak BISA berpikir secara rasional maka mereka mudah diadu domba dan dihasut untuk membuat kerusuhan, bahkan gampang dihasut untuk berperang..

Syukurlah rakyat (pemuda) dari kerajaan-kerajaan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan pulau-pulau lainnya, TIDAK MAU TERUS-TERUSAN MENJADI BODOH SEHINGGA GAMPANG DIADU DOMBA. MEREKA BERSATU DENGAN SUMPAH PEMUDA PADA 28 OKTOBER 1928.

Dengan adanya SUMPAH PEMUDA maka rakyat dari kerajaan-kerajaan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan pulau-pulau lainnya, tidak mau diadu domba lagi. Persamaan nasib membuat mereka menjadi kuat dalam memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan Belanda dan Jepang.

BERSATU KITA TEGUH, BERCERAI KITA RUNTUH.

Dengan adanya PERSATUAN DAN KESATUAN rakyat dari kerajaan-kerajaan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan pulau-pulau lainnya, MAKA PADA AKHIRNYA LAHIRLAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) PADA TANGGAL 17 AGUSTUS 1945.

Kita harus bersyukur karena para Founding Father mendirikan NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) Dengan Pancasila sebagai dasar negara, bukan negara INDONESIA BERSYARIAT ISLAM. Karena kalau dipaksakan INDONESIA BERSYARIAT ISLAM maka luas dari negara Indonesia akan menjadi kecil, tidak sebesar sekarang karena Pulau Bali dan wilayah Indonesia bagian Timur yang mayoritas penduduknya bukan beragama Islam tidak akan mau bergabung, melainkan akan mendirikan negara sendiri-sendiri.

Hal inilah yang berusaha dicegah oleh para Founding Father dari negara Indonesia. Karena apa? Karena kalau mereka tidak berusaha mencegahnya maka artinya MEREKA KEMBALI TELAH MENJADI KORBAN DARI politik Devide et Impera. Oleh karena itu mereka menciptakan BHINEKA TUNGGAL IKA sebagai semboyan resmi negara Indonesia.

Bapak bangsa Indonesia sering disebut sebagai The Founding Fathersadalah julukan bagi 68 orang tokoh Indonesiayang memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan bangsa asing dan berperan dalam perumusan bentuk atau format negara yang akan dikelola setelah kemerdekaan. Mereka berasal dari berbagai macam latar belakang pendidikan, agama, daerah, dan suku/etnis yang ada di Indonesia.

Mereka dianggap sebagai manusia-manusia yang unggul dalam pemikiran, visi, dan intelektualisme. Berdasarkan ideologi, visi dan perjalanan sejarahnya, ada ahli yang mengelompokkan mereka menjadi empat, yaitu kelompok SoekarnoHattaSoepomo, dan Mohammad Yamin.

Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Negara adalah Pancasiladipergunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan negara.

Bhinneka Tunggal Ikaadalah moto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Diterjemahkan per kata, kata bhinneka berarti “beraneka ragam” atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti “macam” dan menjadi pembentuk kata “aneka” dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti “satu”. Kata ika berarti “itu”. Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

Apa yang kita pelajari

Pelajaran dari tulisan di atas adalah KALAU RAJA (PEMIMPIN) DAN RAKYAT BODOH MAKA MEREKA MUDAH DIHASUT, DIADU DOMBA BAHKAN SAMPAI DIJAJAH SEDANGKAN APABILA RAJA (PEMIMPIN) DAN RAKYAT TIDAK BODOH MAKA MEREKA BISA KUAT DI DALAM MENGHADAPI MUSUH.

Kondisi Indonesia saat ini

Indonesia, sebuah negara dengan kekuatan ekonomi terbesar Asia Tenggara, negara demokrasi ketiga terbesar dunia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia adalah salah satu negara yang kekayaan alamnya sangat berlimpah.

Indonesia juga merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke empat di dunia, dan berpenduduk muslim terbanyak di dunia.

Berikut ini adalah daftar urutan negara-negara yang mempunyai luas daratan terluas di dunia

No
Nama Negara
Luas wilayah daratan
1
Rusia
17.075.200 km²
2
Kanada
9.976.140 km²
3
Amerika Serikat
9.639.810 km²
4
Republik Rakyat Cina
9.598.070 km²
5
Brasil
8.511.960 km²
6
Australia
7.687.450 km²
7
India
3.287.590 km²
8
Argentina
2.766.890 km²
9
Kazakhstan
2.727.300 km²
10
Aljazair
2.381.740 km²
11
Republik Demokratik Kongo
2.345.410 km²
12
Arab Saudi
2.218.000 km²
13
Indonesia
1.990.250 km²
14
Libya
1.989.440 km²
15
Meksiko
1.909.540 km²

Sumber: http://halokawan.com/daftar-negara-terluas-di-dunia/

Melihat kondisi Indonesia tersebut maka BANYAK NEGARA TAKUT KALAU INDONESIA MENJADI NEGARA MAJU YANG KUAT. MEREKA AKAN MEMAKAI SEGALA MACAM CARA AGAR INDONESIA TETAP MENJADI NEGARA YANG BERKEMBANG (TERBELAKANG).

CARA TERAMPUH AGAR INDONESIA TIDAK BISA MENJADI NEGARA YANG MAJU DAN KUAT ADALAH DENGAN MENGADU DOMBA BANGSA INDONESIA LEWAT ISU SARA, TERUTAMA ISU AGAMA.

Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Oleh karena itu isu agama yang dimainkan adalah isu tentang agama Islam.

Perpolitikan saat ini

Para pemimpin alias elit politik di Indonesia saat ini adalah orang-orang pintar. Tapi sayangnya mereka suka mengadu domba rakyatnya sendiri HANYA UNTUK KEPENTINGAN POLITIK JANGKA PENDEK.

Kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok adalah BUKTI NYATA KALAU ELIT POLITIK DAN ELIT AGAMA YANG MERUPAKAN ORANG-ORANG PINTAR SEDANG MEMBODOHI DAN MENGADU DOMBA RAKYAT INDONESIA.

Kasus Ahok dimulai dari kesalahan Ahok (blunder) saat berbicara di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Ahok membawa-bawa SURAH Almaidah 51 dalam pidatonya. Saat itu sebagian besar yang hadir bertepuk tangan karena mereka tahu Ahok tidak menghina Alquran dan Islam. JIKA ANDA TIDAK PERCAYA MAKA ANDA BISA MELIHAT DAN MENDENGARKANNYA SENDIRI.

Sejak SBY (Si Buni Yani) mengupload video Ahok dengan transkrip yang provokativ pada 6 Oktober 2016, maka tulisannya dan videonya menjadi viral di Facebook. Video ditonton 33. 6000 kali, 10,962 shares, tapi hanya ada 47 komentar saja. Sejak itulah kasus Ahok meledak.

SAAT PENULIS MELIHAT-LIHAT FACEBOOK SI BUNI YANI MAKA PENULIS MELIHAT KALAU SI BUNI YANI MERUPAKAN MANTAN FANS AHOK YANG BERUBAH MENJADI PEMBENCI AHOK. IA ADALAH PENDUKUNG ANIES BASWEDAN.

KARENA IA MERUPAKAN PEMBENCI AHOK MAKA KITA JADI BERTANYA-TANYA APAKAH TRANSKRIP YANG BIKIN HEBOH TERSEBUT SENGAJA DIPELINTIR ATAU TIDAK? J

Musuh-musuh Ahok langsung memanfaatkan kesempatan emas ini untuk menjatuhkan Ahok agar Ahok tidak ikut Pemilihan Gubernur DKI 2017. Ahok langsung dilaporkan ke polisi dengan pasal penistaan agama.

PERTANYAANNYA SEKARANG ADALAH JIKA AHOK HANYA ORANG BIASA ATAU AHOK TIDAK IKUT PILKADA 2017 ATAU AHOK TIDAK DIUNGGULKAN DALAM PILKADA 2017, APAKAH AKAN ADA DEMO AKBAR TERHADAP AHOK? JAWABANNYA PASTI TIDAK ADA.

JADI JOKOWI BENAR SAAT MENGATAKAN KALAU ADA AKTOR POLITIK YANG MENUNGGANGI DEMO AHOK. HA…7X

Siapakah musuh Ahok:

FPI (Front Pendemo Bayaran Indonesia). Permusuhan dimulai sejak Ahok dijadikan Cawagub mendampingi Jokowi. Kenapa Habib Brisik dan FPI memusuhi Ahok? Persaingan politik. Mereka mendukung pasangan lain. Jokowi menghapus Bansos yang selama ini diterima Ormas, termasuk ormas FPI. Akibatnya si Brisik benci setengah mati sama Jokowi – Ahok KARENA SUMBER PENDAPATANNYA DIPOTONG. Sejak Jokowi menjadi Presiden, Ahok otomatis menjadi Gubernur. Tetapi anehnya si Brisik mati-matian ingin menjegal Ahok Sampai-sampai ia mengangkat Fakhrurrozi sebagai Gubernur tandingan Ahok. PADAHAL BERDASARKA KONSTITUSI NEGARA MAKA AHOK SECARA OTOMATIS MENJADI GUBERNUR.

Anggota DPRD, terutama Abraham Lulung, Mohammad Taufik dan Muhammad Sanusi. Haji Lulung membenci Jokowi-Ahok karena pasar Tanah Abang ditertibkan dari para preman dan pedagang kaki lima (PKL) sehingga penghasilannya berkurang. Selain itu Ahok membongkar perampokan APBD yang dilakukan oleh Haji Lulung dan kawan-kawan. Ahok juga menentang anggaran untuk tunjangan rapat anggota DPRD DKI Jakarta sebesar Rp 300 ribu sekali rapat. JADI KEBENCIAN ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA KARENA SUMBER PENDAPATANNYA DIPOTONG.

Aparat Pemprov DKI yang terbiasa KKN. Kehadiran Jokowi – Ahok dengan berbagai gebrakannya membuat mereka resah KARENA SUMBER PENDAPATANNYA DIPOTONG. Ahok Sudah Memutasi 5.325 Pejabat DKI pada Juni 2015.

Musuh-musuh politik KARENA PERSAINGAN PILKADA 2017. Siapa saja musuh politik Ahok? Ahmad Dhani yang ingin menjadi Wagub DKI tapi akhirnya hanya menjadi Wabup Bekasi. Selain Ahmad Dhani, masih ada Yusril Ihza Mahendra, Rizal Ramli, Haji Lulung, Adhyaksa Dault, Sjafrie Sjamsoeddin, Hasnaeni Moein, Saefullah (sekda DKI), dll.

Musuh-musuh politik lainnya, seperti Ratna Sarumpaet, Rhoma Irama, Amien Rais, dll.

Musuh-musuh non politik, seperti pengusaha diskotik yang ditutup Ahok, pengusaha yang biasa KKN dan menggerogoti anggaran Pemprov DKI, dll.

Partai-partai politik, pimpinan agama, pimpinan ormas yang sepakat dengan kata “asal bukan Ahok”, karena kalau Gubernurnya bukan Ahok maka mereka bisa bebas kongkalikong lagi dengan aparat pemprov, DPRD, bahkan mungkin dengan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru.

Elit partai-partai politik yang berusaha mati-matian untuk menjegal Ahok saat akan maju menjadi calon Gubernur lewat jalur independen. MEREKA LANGSUNG MEREVISI UU PILKADA UNTUK MENJEGA AHOK DENGAN CARA MEMPERSULIT PERSYARATAN AHOK UNTUK MAJU LEWAT JALUR INDEPENDEN. Mereka JUGA membentuk koalisi kekeluargaan dengan tema ASAL BUKAN AHOK. TAPI KOALISI KEKELUARGAAN AKHIRNYA BUBAR SETELAH MEGAWATI MENDUKUNG AHOK. HA…7X

Pengusaha dan preman dari lokalisasi Kali Jodoh yang digusur Ahok.

Para preman, PKL, orang-orang yang rumahnya digusur Jokowi – Ahok karena rumah mereka ada di daerah bantaran kali atau waduk.

Orang-orang yang kena hasut duo SBY, yaitu Si Buni Yani dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Prabowo dan partai Gerindra karena Ahok dianggap pengkhianat partai padahal mereka menganggap kalau mereka paling berjasa membawa Ahok menjadi Wakil Gubernur. Fadli Zon, Habiburohman, Muhammad Taufik, Muhammad Sanusi berasal dari Gerindra.

Orang-orang bayaran yang dibayar untuk mendemo Ahok, baik yang berasal dari Jakarta maupun yang berasal dari luar Jakarta.

Musuh-musuh Jokowi, sebab kalau isu Pilpres 2019 BENAR, Jokowi akan berpasangan dengan Ahok maka habislah mereka, sebab bukan hanya Jakarta saja yang akan dibersihkan dari KKN, tapi seluruh Indonesia akan dibersihkan dari KKN. Ha…7x

Dll.

Dari daftar musuh Ahok di atas, sebagian besar memusuhi Ahok KARENA SUMBER PENDAPATANNYA BERKURANG. SEBAGIAN LAGI HANYA MENJADIKAN AHOK PERANTARA KARENA TARGET MEREKA ADALAH JOKOWI. MAKANYA JANGAN HERAN KALAU DEMO AHOK BERLANJUT DENGAN KEINGINAN UNTUK MENGLENGSERKAN JOKOWI.

Demo Ahok pertama di bulan Oktober 2016, mengungkapkan fakta ini.

Muara Karta, Tim Pendampingan Hukum DPP PPP kubu Djan Faridz, mengaku, sudah mengetahui informasi kucuran dana untuk memobilisasi massa, sejak beberapa hari yang lalu.

Menurut Karta, sejumlah pimpinan aliansi keagamaan yang ikut demonstrasi mengadukan ke dirinya terkait tidak meratanya distribusi dana Rp 10 miliar.

“Beberapa aliansi melaporkan tidak meratanya pembagian dana. Mereka mengaku, hanya menerima Rp 500 juta,” kata Karta saat dihubungi, Selasa (25/10/2016).

Dari kesaksian di atas maka kita bisa tahu kalau FPI Cuma Front Pendemo Bayaran Indonesia saja.

Oleh karena itu anda jangan heran kalau sebagian besar dari peserta demo 411 adalah orang-orang yang dibayar untuk berdemo anti Ahok. Ha…7x

Kalau FPI benar-benar memperjuangkan Islam maka Dulu Prabowo Pernah Disebut Titisan Allah SWT oleh Kader Gerindra. MUI, FPI, Yusuf Mansur Ke Mana?

October 6 ·

PENISTAAN TERHADAP AGAMA?

“Bapak-Ibu [pemilih Muslim]… dibohongi Surat Al Maidah 51″… [dan] “masuk neraka [juga Bapak-Ibu] dibodohi”.

Kelihatannya akan terjadi sesuatu yang kurang baik dengan video ini.

Sumber gambar: http://metro.sindonews.com
Sumber gambar: http://metro.sindonews.com

Rakyat Indonesia (Tidak) Bodoh? Bagian ke 2

Tulisan ini merupakan lanjutan dari Rakyat Indonesia (tidak) Bodoh? Selengkapnya

Penulis menyarankan agar anda membaca terlebih dahulu bagian pertama agar dapat melihat secara jernih, kenapa penulis beranimemberikan judul yang provokativ seperti judul di atas. Ha…7x

Sebenarnya saat mengupload tulisan tidak dipecah menjadi dua bagian. Tapi entah kenapa saat terbit kok cuma separuh tulisan?

Siapakah yang paling getol ingin menangkap Ahok:

1.       Habib Brisik dengan Front PendemoBayaran Indonesia. KEBENCIANBRISIK TERHADAP AHOK KARENA AHOK BERANI MELAWANNYA.SELAIN GUS DUR MAKA AHOKLAH YANG BERANI MEMINTA AGAR FPI DIBUBARKAN.

2.       Duo F, yaitu Fahri Hamzah dan FadliZon. Duo upin-ipin ini bencisekali sama Ahok.

3.       Amien Rais. Politisi ini bencisekali sama Ahok.

4.       Ahmad Dhani. Musisi ini bencisekali sama Ahok.

5.       SBY. Kalau Ahok ditangkap makapeluang anaknya, Agus untukmenjadi Gubernur DKI sangat besar.

COBA ANDA LIHAT TULISAN 4 NOV 2016. KENAPA MEMAKAI TANGAN DENGANJARI TELUNJUK KE ATAS YANG MEMBENTUK ANGKA 1? APAKAH INI CUMA KEBETULAN ATAU AGAR PESERTA DEMO MEMILIH AGUS, SI NOMOR 1. HA…7X

Siapakah yang paling diuntungkan dengan adanya demo penistaan agama dari Ahok?

Pertanyaan ini sangat penting karena jika kita tahu siapakahyangpaling diuntungkan maka kita dapat melakukan analisa secara jernihdanmenyeluruh.

Ditinjau dari sudut pandang Pilkada DKI 2017, maka yangpalingdiuntungkan adalah Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Baswedan.

Ditinjau dari sudut pandang jika Jokowi bisa dilengserkansebelumPilpres 2019, maka yang diuntungkan adalah Jusuf Kala. Sebab Jusuf Kalla yang menjadi Presiden, bukan si Brisik atau Fahri Hamzah dan Fadli Zon,apalagi Amien Rais. Ha…7x

Ditinjau dari sudut pandang jika usaha menglengserkan Jokowi terjadi chaos dan militer mengambil alih kekuasaan, maka yang diuntungkan adalah Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo.

Ditinjau dari sudut pandang Pilpres 2019, maka yangdiuntungkanadalah Prabowo Subianto. Karena saat ini tidak ada nama lain yang kuat selainPrabowo Subianto untuk menandingi Jokowi di Pilpres 2019.

Ditinjau dari sudut pandang sekarang maka yang palingdiuntungkanadalah si Brisik. Ha…7x

Jumlah PendemoAhok 200 RibuOrang dengan Dana Rp 100 Miliar.

Rp. 100.000.000.000/200.000 = Rp. 500.000 per orang.

Pada kenyataannya di lapangan, pendemo tidak sampai 200ribu orang. Paling banyak hanya 100 – 150 ribu orang saja.

Selain itu tidak semua pendemo adalah pendemo bayaran. Banyakpendemo yang datang atas kemauan sendiri karena dikomporin oleh Brisik dkk.

Dari data-data di atas maka kita bisa mengira-ngira kalau Brisik untung besar dalam demo Ahok 411. Ha…7x

Berdasarkan analisa perhitungan uang di atas maka KITA BISA MELIHAT KALAU BRISIK MENDAPATKAN UNTUNG BESAR DARI DEMO AHOK INI. MAKANYA BRISIK BERKEPENTINGAN UNTUK MENJAGA ISU DEMO AHOK AGAR SEMAKIN BANYAK UANG MENGALIR KE KANTONGNYA. HA…7X

Oleh karena DEMO AHOK YANG DILAKUKAN OLEH BRISIK DKK CUMA DEMO BAYARAN MAKA JANGAN ANEH KALAU BRISIK MENUNTUT AHOK SEGERA DIPROSES HUKUM.TAPI SAAT BRISIK DIPANGGIL BARESKRIM SEBELUM TANGGAL 4 NOVEMBER 2016, DIA MINTA WAKTUNYA DIUNDUR AGAR DEMO 411 TIDAK BATAL SEBAB KALAU BATAL MAKA BRISIK BISA RUGI BESAR. HA…7X

Berdasarkan analisa di atas maka kita dapat melihat kalau Brisik adalah PIHAK YANG PALING DIUNTUNGKAN DALAM DEMO AHOK, OLEH KARENA ITU JANGAN HERAN KALAU ADA DEMO AHOK LANJUTAN 25 NOVEMBER 2016 NANTI.

BERDASARKAN ANALISA DI ATAS MAKA JELAS KALAU KASUS PENISTAAN AGAMA AHOK ITU CUMA OMONG KOSONG. JADI ELIT AGAMA DAN ELIT POLITIK HANYA INGIN MENJEGAL AHOK DAN JOKOWI UNTUK KEPENTINGAN PILKADA 2017 DAN PILPRES2019.

HANYA UNTUK KEPENTINGAN SESAAT, YAITU PILKADA 2017 DAN PILPRES2019, MEREKA MENGHASUT DAN MENGADU DOMBA UMAT ISLAM AGAR BERDEMO SECARA BESAR-BESARAN.

Masalahnya adalah SEBAGIAN BESAR UMAT ISLAM TIDAK SADAR KALAU MEREKA SEDANG DIHASUT DAN DIADU DOMBA. MEREKA SENANG KARENA DIBAYAR 50 RIBU –200 RIBU. MEREKA TIDAK SADAR KALAU MEREKA CUMA DIJADIKAN PION AGAR KEPENTINGAN ELIT POLITIK DAN ELIT AGAMA BISA TERCAPAI.

KENAPA DIKATAKAN DIJADIKAN PION? JIKA MEREKA BISA DIHASUT UNTUK BERBUAT RUSUH SEHINGGA BANYAK KORBAN YANG MATI MAKA JOKOWI BISA DILENGSERKAN DARI JABATAN PRESIDEN. INGAT! KERUSUHAN YANG BANYAK MEMAKAN BANYAK KORBAN SEPERTI KERUSUHAN MEI 1998 BERHASIL MELENGSERKAN SOEHARTO.

BRISIK DKK INGIN MEMAKAI CARA YANG SAMA, YAITU MENDUDUKI GEDUNG DPR/MPR. BRISIK PURA-PURA BERTEMU DENGAN FAHRI HAMZAH DAN FADLI ZON SOALPENISTAAN AGAMA YANG DILAKUKAN OLEH AHOK. LALU DUO F INI BERSAMA-SAMA DENGAN ZULKIFLI HASAN MENAWARKAN KEPADA PARA PENDEMO AGAR MENGINAP DI GEDUNG DPR/MPR.

SIAPAKAH ZULKIFLI HASAN? Ketua Umum PAN periode 2015 – 2020 INI ADALAH KETUA MPR RI PERIODE 2014-2019. Pada 8 Oktober 2011 lalu, Zulkifli Hasan mempererat hubungangnya dengan mantan Ketua MPR dan mantan Ketua PAN Amien Rais. Putri pertamanya bernama Futri Zulya Safitri resmi menikah dengan putra ketiga Amien Rais bernama Ahmad Mumtaz Rais yang disaksikan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

TAPI KAPOLDA DAN PANGDAM JAYA MENGETAHUI AKAL-AKALAN MEREKA SEHINGGA PENDEMO TIDAK DIIJINKAN MASUK KE GEDUNG DPR/MPR. JADI KERUSUHAN SAAT DEMO 411 ADALAH KUDETA GAGAL YANG DILAKUKAN OLEH BRISIK, DUO F, ZULKIFLI HASAN, AMIEN RAIS, AHMAD DHANI, DKK.

JOKOWI SUDAH MENCIUM HAL INI, MAKANYA JOKOWI TIDAK MAUMENEMUI BRISIK DAN SBY SEBELUM DEMO 411.

MASALAHNYA ADALAH MEREKA MENCOBA MENGULANGI KUDETA GAGAL PADA 25 NOVEMBER 2016 NANTI DENGAN MASA YANG LEBIH BESAR LAGI.

JOKOWI JUGA SUDAH MENGANTISIPASI HAL INI DENGAN MENGKONSOLIDASI KEKUATAN TNI DAN POLRI. JOKOWI JUGA SUDAH MENGHUBUNGI ULAMA-ULAMA DAN PARPOL-PARPOL. JOKOWI JUGA SUDAH MEMBERI PERINGATAN KEPADA GEROMBOLAN PENGACAU KEAMANAN YANG INGIN MENGGANGGU NKRI.

NAH DI SINILAH RAKYAT INDONESIA BERPERAN. RAKYAT INDONESIA HARUS BISA MENENTUKAN APAKAH RAKYAT INDONESIA TIDAK BODOH ATAU RAKYAT INDONESIA BODOH.

KALAU RAKYAT INDONESIA TIDAK BODOH MAKA MEREKA TIDAK MAU LAGI SAAT DIAJAK BERDEMO BESAR-BESARAN WALAU DIIMING-IMINGI DUIT SEBESAR BERAPAPUN. SEDANGKAN KALAU RAKYAT INDONESIA BODOH KARENA MAU DIHASUT DAN DIADU DOMBA DENGAN ISU AGAMA MAKA MEREKA AKAN BERDEMO LEBIH BESAR LAGI DAN MEMBUAT KERUSUHAN MASAL.

Indonesia sudah mengalami banyak sekali kerusuhan masal. Kerusuhan-kerusuhan tersebut antara lain kerusuhan saat memberantas DI/TII, PKI, kerusuhan Malari, Kudatuli, Mei 1998, Ambon, Poso, Sampit, dll.

Pada saat terjadi kerusuhan masal, MAKA SIAPAKAH YANG PALING RUGI? YANG RUGI ADALAH RAKYAT DI DAERAH TEMPAT TERJADINYA KERUSUHAN MASAL TERSEBUT. TAPI JIKA JAKARTA TERJADI KERUSUHAN MASAL. MAKA YANG PALING RUGI ADALAH SELURUH RAKYAT INDONESIA.

DOLAR AKAN NAIK, LALU HARGA-HARGA AKAN MELAMBUNG TINGGI.DANSELURUH RAKYAT INDONESIA HARUS MENANGGUNG KERUGIAN AKIBAT KERUSUHAN MASAL TERSEBUT.

Sekarang kita melihat data-data yang ada agar bisa melihat secara lebih jernih.

Luthfi Assyaukanie menuduh ada tujuan di balik demo menuntut agar Ahok diadili terkait pernyataannya soal AlMaidah ayat 51. Menurutnya, Ahok hanyalah sasaran antara. Tujuan sebenarnya, menurut Pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) itu, adalahmengubah NKRI menjadi ISIS atau Taliban.

“Benar. Ahok cuma sasaran antara. Tujuan mereka mengubahNKRI jadi ISIS atau Taliban,” tulis Luthfi Assyaukanie melalui akun Twitterpribadinya @idetopia,Selasa (25/10/2016) lalu.

Cuitan itu menjawab pertanyaan dari @saidiman,“Yang demo-demoanti-Ahok itu sepertinya sama dengan yang biasa demo anti-demokrasi,anti-NKRI,anti-Pancasila, anti-kebhinekaan. Benar gak?”

Sebuah videomirip Munarman sedangmem-baiat anggota ISIS beredar di medsos dan situs berbagi video, youtube.

https://youtu.be/8k8Z8h7TCP8

Jubir FPI Munarman ikut Baiat Massal kepadapimpinan ISIS (Januari 2015)

DutaBesar Turkiuntuk Indonesia, Sander Gurbuz ada di antara para pendemo 411.

PM CinaPeringatkan Indonesia,JikaTragedi 98 Terulang, Cina Akan Kirim Pasukan KeIndonesia.

IsuCina akan Kirim Pasukannya keIndonesia, Kemlu Bilang HOAX …

JADI JIKA RAKYAT INDONESIA TIDAK BERHATI-HATI PADA DEMO ANTIAHOK 25 DESEMBER 2016 ATAU DEMO-DEMO SELANJUTNYA DARI BRISIK DKK MAKA INDONESIABISA PECAH MENJADI BEBERAPA NEGARA.

Daftar negara-negara yang pecah, yaitu:

1. Jerman. Menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur.Walaupunakhirnya Jerman Timur menyatu kembali dengan Jerman Barat.

2. India. Menjadi India dan Pakistan.

3. Korea. Menjadi Korea Selatan dan Korea Utara.

4. Kekaisaan Austro-Hungaria. Menjadi Austria,Hungaria,Cekoslovakia, dan Yugoslavia.

5. Cekoslovakia. Menjadi Ceko dan Slowakia.

6. Yugoslavia. Menjadi Slovenia, Kroasia, Bosnia, Serbia,Macedonia,dan Montenegro.

7. Uni Soviet. Menjadi EstoniaLatviaLituaniaBelarusMoldovaUkrainaArmeniaAzerbaijanGeorgiaKazakhstanKirgizstanTajikistanTurkmenistanUzbekistan,dan Rusia.

8. Indonesia?

KALAU RAKYAT INDONESIA BODOH, TERUTAMA UMAT ISLAM YANG MAU DIHASUT DAN DIADU DOMBA DENGAN ISU PENISTAAN AGAMA OLEH AHOK MAKA INDONESIA BISA PERANG SAUDARA SEHINGGA INDONESIA PECAH MENJADI BEBERAPA NEGARA.

JIKA IDONESIA PECAH MENJADI BEBERAPA NEGARA MAKA ITULAH YANG DIKEHENDAKI OLEH BANGSA-BANGSA LAIN YANG TIDAK INGIN INDONESIA MENJADI NEGARA YANG MAJU DAN KUAT. 🙂

JIKA INDONESIA PECAH MENJADI BEBERAPA NEGARA MAKA ORANG-ORANG YANG PENULIS DI ATAS DAN ORANG-ORANG YANG BERDEMO ADALAH PIHAK YANG PALING BERTANGGUNG JAWAB SEHINGGA INDONESIA PECAH MENJADI BEBERAPA NEGARA.

KESIMPULAN

KEMBALIPENULIS INGATKAN KALAU RAKYAT INDONESIA BODOH KARENA MAU AJA DIADU DOMBA OLEH BRISIK DKK MAKA TIDAK TERTUTUP KEMUNGKINAN INDONESIA PECAH MENJADI BEBERAPA NEGARA. TETAPI KALAU RAKYATINDONESIA TIDAK BODOH MAKA MEREKA TIDAK MAU DIAJAK BERDEMO KARNA DEMO HANYA BIKIN SI BRISIK TAMBAH KAYA SAJA. HA…7X

JAYALAH NKRI.

MERDEKA.

Sumber: https://www.kompasiana.com/richardnata/582b6de2327b61dc0a8b4573/rakyat-indonesia-tidak-bodoh-bagian-ke-2?page=all

Warga Jakarta (tidak) Bodoh

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari 2 tulisan sebelumnya:

Hari ini, 16 November 2016, Ahok ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah si Brisik dkk sudah puas dengan dijadikannya Ahok sebagai tersangka? Atau masih ingin memaksakan kehendak kalau Ahok harus masuk penjara sekarang juga?

Jika Bisik dkk masih ingin memaksakan kehendak maka mereka akan turun ke jalan lagi dengan demo yang lebih besar. Kita tidak perlu heran karena SBY sudah memberikan isyarat kalau demo Ahok akan terus berlangsung sampai Lebaran Kuda. Ha…7x

Jika Brisik masih ingin berdemo yang lebih besar maka kita tahu alasan yang sebenarnya, yaitu Brisik ingin mendapatkan untung yang lebih besar dari pada demo penistaan agama 411.

Kalau Brisik dan FPI benar-benar memperjuangkan Islam maka Dulu Prabowo Pernah Disebut Titisan Allah SWT oleh Kader Gerindra. MUI, FPI, Yusuf Mansur Ke Mana?

Karena kasus Prabowo disebut titisan Allah SWT jelas lebih menista Islam dari pada kasus Ahok. Betul apa betul? Ha…7x

Saat ini di internet sudah banyak berita kalau SBY dan Prabowo adalah aktor demo dan/atau kerusuhan 411.

Setelah tertangkap Sekertaris Jendral Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengeluarkan cetusan yang sangat mengejutkan terkait kerushan demo yang terjadi pada tanggal 4 November tersebut.

“Awalnya Kami Di bayar 500rb untuk mengikuti Aksi demo tersebut, Namun Pihak dari SBY dan PRABOWO, akan membayar kami 2 milliar jika ada kerusuhan terjadi, awalnya kami menolak namun mereka akan menjamin semua rahasia dan kemanan Anggota kami.” Ujar Ami Jaya

Jika berita ini benar maka memang ada settingan untuk membuat demo rusuh.

Bagi mahasiswa, uang 2 miliar besar sekali. Oleh karena itu mereka maju berjibaku untuk membuat rusuh. Hal ini sesuai dengan fakta di lapangan kalau HMI adalah pihak yang memulai atau memprovokasi untuk menyerang polisi yang bertugas.

FPI lalu berpura-pura membuat pagar untuk melindungi polisi, setelah itu FPI memberikan jalan agar HMI membuka jalan dengan mendobrak pagar betis dari polisi.

Jelas ini skenario agar FPI tidak disalahkan sebagai pembuat kerusuhan. Sebab Brisik bisa ditangkap dan dipenjara jika Brisik dan FPI membuat kerusuhan lagi. Ingat Brisik telah 2 kali ditangkap dan dipenjara karena terlibat kerusuhan. Ha…7x

Brisik dkk lalu ingin memakai skenario seperti saat menurunkan Soeharto tahun 1998 dulu. Brisik memimpin massa ke Gedung DPR/MPR. Brisik dkk sudah sekongkol dengan Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR dari PKS tapi telah dipecat PKS sehingga status ga jelas. Ha…7x), Fadli Zon (Wakil Ketua DPR dari Gerindra) dan Zulkifli Hasan (Ketua MPR dari PAN). Mereka bertiga sudah memberikan isyarat kalau para pendemo boleh menginap di Gedung DPR/MPR.

Setelah massa masuk ke dalam Gedung DPR/MPR maka mereka akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi untuk menduduki Gedung DPR/MPR. Setelah itu massa dibuat seakan-akan sedang menduduki Gedung DPR/MPR. Kemudian mereka akan meminta agar Jokowi mundur sebagai Presiden karena rakyat sudah tidak percaya lagi kepada Jokowi.

Dalam orasinya, Fahri kemudian menyebut ada dua cara untuk menjatuhkan Presiden.

“Sebagai pimpinan dewan, saya akan memberitahukan cara yang legal. Ini bukan jalan revolusi. Jangankan untuk menjatuhkan seorang Ahok, menjatuhkan Presiden Jokowi pun sudah ada caranya. Seorang Presiden ketika terbukti melanggar konstitusi, dia langsung bisa kita galang dengan hak menyatakan pendapat bahwa Presiden telah melakukan tindakan tercela, telah melanggar konstitusi. Maka dengan tanggapan hak menyatakan pendapat itu, seorang Presiden bisa dijatuhkan melalui sidang impeachment di sidang Mahkamah Konstitusi. Itu cara parlemen ruangan. Tapi kalau di parlemen jalanan, Habib Rizieg yang lebih banyak tahu,” lanjut Fahri yang diselingi teriakan takbir masa.

“Tetapi Parlemen Ruangan dan Parlemen Jalanan adalah dua ruang yang tersambung. Oleh sebab itu adalah benar jika kita tidak diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Presiden selayaknya parlemen Gedung DPR RI yang dibuka untuk rakyat Indonesia, tidak ada yang salah dengan hal ini. Yang ada hanya penakut yang tidak berani bertemu rakyatnya. Itu saja yang bisa saya sampaikan,” pungkas Fahri dalam orasinya.

Sebenarnya diatas kertas, rencana busuk ini pasti berhasil. Betul apa betul? Ha…7x

Tapi sayangnya, Gedung DPR/MPR kan bukan milik mereka bertiga. Anggota DPR dan MPR yang lain telah melihat kebusukan mereka. Ade Komarudin (politisi senior dari Golkar) sebagai Ketua DPR menyerahkan masalah boleh tidaknya massa pendemo masuk ke Gedung DPR/MPR, kepada TNI dan Polri. Jika Ade Komarudin meminta pintu pagar dibuka maka tamatlah karir Jokowi sebagai Presiden RI.

Ketua DPR menyetujui TNI dan Polri ambil alih pengamanan DPR. Per Jumat pukul 21.30 WIB, Panglima TNI dan Kapolri ambil alih pengamanan MPR/DPR dan tidak boleh ada yang keluar masuk,” ujar Fahri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan menegaskan massa aksi Bela Islam II yang berdemo hingga Sabtu dinihari di depan gedung DPR/MPR tidak akan diperbolehkan masuk ke gedung parlemen.

“Kan batas orasi sudah ada, di depan pagar itu batas mereka melakukan orasi dan tidak boleh di dalam (gedung parlemen),” kata Iriawan saat meninjau keamanan di gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, seperti dikutip Antara, Sabtu (5/11/2016) dinihari.

Setelah tidak bisa masuk ke dalam Gedung DPR/MPR maka gagallah rencana Brisik CS untuk menglengserkan Jokowi. Ha…7x

Woi… malu dong. Tunggu Pilpres 2019 kenapa? Takut? Sama kek takut banget sama Ahok, sampe menghalalkan segala macam cara buat menjegal Ahok? BAHKAN UU PILKADA DIREVISI HANYA AGAR AHOK GA BISA JADI CAGUB LEWAT JALUR INDEPENDEN. HA…7X

Dan kodok pun tertawa melihat kudeta Brisik, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Amien Rais, Zulkifli Hasan (besan Amien Rais) dkk yang gagal total. Ha…7x

Massa yang capai (diduga massa bayaran) karena dipulangkan naik 50 bus PPD yang disediakan oleh Departemen Perhubungan, lalu pulang ke rumahnya masing-masing.

Warga Jakarta harus cerdas

Jika pada tulisan sebelumnya penulis memberikan sebuah pertanyaan soal “Rakyat Indonesia (tidak) bodoh?” Maka sekarang penulis memberikan sebuah pertanyaan soal “Warga Jakarta (tidak) bodoh?”

JIKA SBY, PRABOWO, DKK MASIH GA PUAS DENGAN DITETAPKANNYA AHOK MENJADI TERSANGKA DAN MASIH MEMAKSAKAN KEHENDAK AGAR AHOK DI PENJARA SEKARANG JUGA KARENA KALAU AHOK TIDAK MUNDUR MAKA KEMUNGKINAN AGUS YUDHOYONO DAN ANIES BASWEDAN MENANG PILKADA SANGAT KECIL. MAKA APA YANG AKAN ANDA LAKUKAN?

PILIH JAWABAN ANDA:

KERJA KERJA KERJA SEPERTI BIASA.

IKUT DEMO DENGAN BIAYA SENDIRI.

IKUT DEMO KALAU DIBAYAR.

KALAU ANDA MEMILIH JAWABAN NOMOR 2 DAN 3 MAKA MOHON MAAF KALAU PENULIS KATAKAN ANDA BODOH.

KENAPA BEGITU?

KARENA ANDA CUMA PION YANG AKAN DIKORBANKAN UNTUK KEPENTINGAN PILKADA 2017 DAN PILPRES 2019 SAJA.

JIKA TERJADI KERUSUHAN MASAL MAKA ANDA SEBAGAI WARGA JAKARTA ADALAH YANG PALING RUGI.

INGAT, MASA PEMBUAT KERUSUHAN SAAT KERUSUHAN KUDATULI DAN KERUSUHAN MEI 98 ADALAH MASA DARI LUAR JAKARTA.

MASIH INGAT KAN KERUSUHAN 13-15 MEI TAHUN 1998 LALU? JAKARTA JADI LAUTAN API KARENA DIBAKAR.

PERTANYAANNYA SEKARANG ADALAH BAGAIMANA KALAU YANG TERBAKAR ADALAH RUMAH ANDA?

BERAPA KERUGIAN ANDA?

MASIH INGAT KAN KERUSUHAN 13-15 MEI TAHUN 1998 LALU? BANYAK YANG MATI KARENA DIKORBANKAN ALIAS DIJADIKAN TUMBAL OLEH PIHAK-PIHAK YANG SEDANG BEREBUT KEKUASAAN?

PERTANYAANNYA SEKARANG ADALAH BAGAIMANA KALAU ANDA YANG MATI ATAU KELUARGA ANDA YANG MATI?

MASIH INGAT KAN KALAU RAKYAT SAAT ITU DIKORBANKAN DENGAN CARA DISURUH MASUK UNTUK MENJARAH MALL LALU MALL DITUTUP DAN ORANG-ORANG YANG SEDANG ASYIK MENJARAH LALU DIBAKAR HIDUP-HIDUP.

JADI TIDAK TERTUTUP KEMUNGKINAN KALAU ANDA SEDANG DIJADIKAN KORBAN ATAU TUMBAL OLEH OTAK PELAKU DEMO UNTUK KEPENTINGAN POLITIK MEREKA NANTI. HA…7X

JIKA ANDA MENGATAKAN KALAU ANDA SEDANG MEMBELA ISLAM. MAKA TANYAKAN INI KEPADA DIRI ANDA.

APAKAH ANDA PERCAYA KALAU ALLAH SWT BERKUASA ATAS LANGIT DAN BUMI?

APAKAH ANDA PERCAYA KALAU ALLAH SWT BISA MENGAZAB PARA PENISTA AGAMA (AHOK)?

JIKA ANDA PERCAYA MAKA SERAHKAN SAJA HAL INI KEPADA TUHAN ANDA, ALLAH SWT.

PERTANYAANNYA SEKARANG ADALAH KENAPA ALLAH SWT GA MENGAZAB AHOK SEKARANG JUGA? JAWABANNYA ADALAH ALLAH SWT MUNGKIN MEMPUNYAI PERTIMBANGAN SENDIRI DALAM KASUS AHOK.

APAKAH AHOK NANTI DAPAT HIDAYAH DAN MASUK ISLAM KEK UMAR BIN KHATTAB. ATAU ALLAH PERLU AHOK BUAT MEMBERANTAS KORUPSI DI INDONESIA, BARU NANTI ALLAH MENGAZAB AHOK. ATAU MUNGKIN ADA SEBAB LAINNYA YANG KITA BELUM TAHU AKAN SAAT INI. 🙂

PERKUAT SISKAMLING

JIKA BENAR 25 NOVEMBER ADA DEMO YANG LEBIH BESAR DARI DEMO 411 MAKA ANDA JANGAN IKUT DEMO. TAPI PERKUAT KEAMANAN DARI LINGKUNGAN DAERAH SEKITAR RUMAH ANDA. HAL INI TERBUKTI BERHASIL UNTUK MENJAGA DAERAH RUMAH ANDA TIDAK DIBAKAR MASSA YANG BERASAL DARI LUAR KOTA. SEBAB MASSA DARI LUAR KOTA INI MEMANG SENGAJA DIDATANGKAN KE JAKARTA UNTUK MEMBUAT KERUSUHAN DISERTAI DENGAN PENJARAHAN DAN/ATAU PEMBAKARAN.

Kesimpulan

KEMBALI PENULIS INGATKAN KALAU WARGA JAKARTA BODOH KARENA MAU AJA DIADU DOMBA OLEH BRISIK DKK MAKA TIDAK TERTUTUP KEMUNGKINAN JAKARTA  KEMBALI MENJADI LAUTAN API SEPERTI MEI 98. TETAPI KALAU WARGA JAKARTA TIDAK BODOH MAKA MEREKA TIDAK MAU DIAJAK BERDEMO KARENA HANYA BIKIN SI BRISIK TAMBAH KAYA SAJA. HA…7X

JIKA DEMO BRISIK HANYA DIIKUTI OLEH SEDIKIT ORANG MAKA JAKARTA GA AKAN BISA MENJADI LAUTAN API.

JAYALAH NKRI.

MERDEKA.

Sumber: https://www.kompasiana.com/richardnata/582c399ade22bd7a1721abf2/warga-jakarta-tidak-bodoh?page=all

Setelah kerusuhan 411, Jokowi cepat-cepat melakukan konsolidasi ke TNI dan polri.

Jokowi konsolidasi polri dan tni untuk mengetahui apakah mereka setia kepada Jokowi sebagai Presiden yang sah secara konstitusi atau tidak.

harap maklum karena yang dilawan mantan jendral yang mantan presiden. PASTI MASIH PUNYA PENGARUH KUAT KE TNI.

KONSOLIDASI JOKOWI KE POLRI DAN TNI BERHASIL. SEBAGIAN BESAR LOYAL KE JOKOWI SEDANGKAN YANG TIDAK LOYAL TIARAP DULU. JADI KALO SBY MASIH MO LENGSERIN JOKOWI, SALAH-SALAH SBY DITANGKAP DENGAN TUDUHAN MAKAR. HA…7X

Jokowi juga mengundang semua pimpinan partai, kecuali Gerindra dan PKS.

Jokowi juga mengundang pimpinan ormas Islam kecuali FPI, FUI, dan HTI.

Spanduk “SBY Provokator” Bertebaran di Jakarta, Belum Diketahui Jelas Siapa yg Pasang

Spanduk itu diantaranya terpampang di jembatan penyebrangan kawasan Sunter, Manggarai, dsb.

pidato spanduk provokator sby ahok 

sukisury 7815 View 0 comments

SUMBER: http://chirpstory.com/li/335303



Add to Favorite

0

Chirpstory

sumber: https://chirpstory.com/li/336549

Membandingkan Hakim MK dengan Hakim Ahok

 Mercy Sihombing . 2 days ago . 5 min read .  5.1k

Membandingkan Hakim MK dengan Hakim Ahok

Kondisi peradilan hukum tidak pernah sama, waktunya beda, terdakwanya beda, saksinya beda, hakimnya beda, jaksanya beda, bahkan petitum dan positanya beda. Namun sengaja saya bandingkan Hakim MK versus Hakim Ahok dalam hal keberanian dan kejujuran sebagai penegak hukum.

Mana Hakim yang layak disebut Yang Mulia, mana yang hakim “ayam sayur” yang ketakutan ditekan massa atau ditekan atasannya.

Ke-9 hakim Mahkamah Konstitusi yang merupakan pilihan DPR, MA, dan Presiden, masing-masing tiga hakim. Hakim-hakim MK adalah senior, terpilih, dengan latar belakang pengalaman, pendidikan, dan yang paling penting mental dan etika sebagai hakim terhormat.

Keputusan malam ini membuktikan “kelasnya” Hakim MK kali ini. Satu persatu posita (rumusan dalil dalam surat gugatan) dikuliti ke-9 Hakim secara bergantian. Sidang yang menghabiskan ratusan jam dan pembacaan putusan dari Pk 12.30 sampai 21.16 membuktikan semua yang ditampilkan dalam sidang, terpantau semua. Mana saksi bohong, mana bukti abal-abal, mana penjelasan ahli abal-abal, semua lengkap dinilai Hakim MK.

Karena itu posita (hal yang dimintakan penggugat kepada hakim untuk dikabulkan) Tim BPN, ditolak seluruhnya dengan mantap oleh seluruh Majelis Hakim MK.

Sekalipun demikian, kita tidak bisa melupakan proses pemilihan Hakim MK adalah proses politik, sehingga peluang untuk hakim terhina, korupsi, jual perkara, doyan suap, dan culas tetap ada. Masih ingat, Patrialis Akbar dan Akil Mochtar, dua manusia hina yang mengotori kursi hakim Mahkamah Konstitusi.

Semoga ke-9 hakim MK tahun ini menjadi idola bagi semua orang, terutama para sarjana hukum junior dan senior. Doa saya, semoga ke-9 hakim MK ini sehat, berumur panjang dan setia menjaga dirinya sebagai penegak hukum.

Bandingkan Hakim MK dengan Hakim Ahok

Buat para pendukung hukum dan keadilan, maka pendapat pengacara Todung Mulya Lubis jadi catatan penting. Ia menyebutkan putusan majelis hakim atas Ahok bisa disebut sebagai ‘pembunuhan’. Karena Jaksa tidak menuntut Ahok untuk penistaan agama. Malah Majelis hakim yang menyeret Ahok menjadi penista agama.

Putusan Hakim Ahok tidak cuma diprotes penegak hukum Indonesia, bahkan para ahli hukum internasional. Normalnya majelis hakim mendasarkan vonisnya pada tuntutan jaksa. Sangat tidak biasa, jika ada majelis hakim memeriksa dan mengadili sendiri. Jadi digunakannya pasal penistaan agama oleh majelis hakim adalah inisiatif majelis hakim untuk menjustifikasi terjadinya penistaan agama.

Bahkan, dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim mengabaikan keterangan saksi-saksi fakta yang hadir dalam pidato Ahok di Pulau Pramuka pada 29 Oktober 2016. Para saksi fakta menyatakan tidak ada penodaan agama oleh Ahok.

Kok malah Majelis hakim condong pada saksi-saksi pelapor yang tidak hadir dalam pidato Ahok dan memiliki kebencian pada Ahok.

Singkatnya Majelis Hakim kasus Ahok tidak adil, tidak berimbang dan bahkan condong mendengar pada pelapor yang tidak ada di lokasi, dan ahli-ahlinya. Majelis Hakim mengabaikan saksi-saksi fakta, ahli-ahli yang meringankan Ahok, keterangan Ahok sebagai terdakwa, nota pembelaan Ahok dan penasihat hukumnya bahkan tuntutan jaksa itu sendiri.

Jadi silakan nilai sendiri kualitas Hakim MK versus Hakim Kasus Ahok

Apa kabar Hakim dan Jaksa Kasus Ahok ?

Begitu selesai membuat putusan Ahok, dalam hitungan hari, ternyata tiga dari 5 Ahok langsung mendapat promosi dari Mahkamah Agung.

Ke-9 hakim Mahkamah Konstitusi yang merupakan pilihan DPR, MA, dan Presiden, masing-masing tiga hakim. Hakim-hakim MK adalah senior, terpilih, dengan latar belakang pengalaman, pendidikan, dan yang paling penting mental dan etika sebagai hakim terhormat.

Keputusan malam ini membuktikan “kelasnya” Hakim MK kali ini. Satu persatu posita (rumusan dalil dalam surat gugatan) dikuliti ke-9 Hakim secara bergantian. Sidang yang menghabiskan ratusan jam dan pembacaan putusan dari Pk 12.30 sampai 21.16 membuktikan semua yang ditampilkan dalam sidang, terpantau semua. Mana saksi bohong, mana bukti abal-abal, mana penjelasan ahli abal-abal, semua lengkap dinilai Hakim MK.

Karena itu posita (hal yang dimintakan penggugat kepada hakim untuk dikabulkan) Tim BPN, ditolak seluruhnya dengan mantap oleh seluruh Majelis Hakim MK.

Sekalipun demikian, kita tidak bisa melupakan proses pemilihan Hakim MK adalah proses politik, sehingga peluang untuk hakim terhina, korupsi, jual perkara, doyan suap, dan culas tetap ada. Masih ingat, Patrialis Akbar dan Akil Mochtar, dua manusia hina yang mengotori kursi hakim Mahkamah Konstitusi.

Semoga ke-9 hakim MK tahun ini menjadi idola bagi semua orang, terutama para sarjana hukum junior dan senior. Doa saya, semoga ke-9 hakim MK ini sehat, berumur panjang dan setia menjaga dirinya sebagai penegak hukum.

Bandingkan Hakim MK dengan Hakim Ahok

Buat para pendukung hukum dan keadilan, maka pendapat pengacara Todung Mulya Lubis jadi catatan penting. Ia menyebutkan putusan majelis hakim atas Ahok bisa disebut sebagai ‘pembunuhan’. Karena Jaksa tidak menuntut Ahok untuk penistaan agama. Malah Majelis hakim yang menyeret Ahok menjadi penista agama.

Putusan Hakim Ahok tidak cuma diprotes penegak hukum Indonesia, bahkan para ahli hukum internasional. Normalnya majelis hakim mendasarkan vonisnya pada tuntutan jaksa. Sangat tidak biasa, jika ada majelis hakim memeriksa dan mengadili sendiri. Jadi digunakannya pasal penistaan agama oleh majelis hakim adalah inisiatif majelis hakim untuk menjustifikasi terjadinya penistaan agama.

Bahkan, dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim mengabaikan keterangan saksi-saksi fakta yang hadir dalam pidato Ahok di Pulau Pramuka pada 29 Oktober 2016. Para saksi fakta menyatakan tidak ada penodaan agama oleh Ahok.

Kok malah Majelis hakim condong pada saksi-saksi pelapor yang tidak hadir dalam pidato Ahok dan memiliki kebencian pada Ahok.

Singkatnya Majelis Hakim kasus Ahok tidak adil, tidak berimbang dan bahkan condong mendengar pada pelapor yang tidak ada di lokasi, dan ahli-ahlinya. Majelis Hakim mengabaikan saksi-saksi fakta, ahli-ahli yang meringankan Ahok, keterangan Ahok sebagai terdakwa, nota pembelaan Ahok dan penasihat hukumnya bahkan tuntutan jaksa itu sendiri.

Jadi silakan nilai sendiri kualitas Hakim MK versus Hakim Kasus Ahok

Apa kabar Hakim dan Jaksa Kasus Ahok ?

Begitu selesai membuat putusan Ahok, dalam hitungan hari, ternyata tiga dari 5 Ahok langsung mendapat promosi dari Mahkamah Agung.

Walau dibantah, tetapi malah jadi jelas jelas bahwa tiga hakim kasus Ahok cuma boneka dari Mahkamah Agung dalam sidang Ahok. Ketua MA Hatta Ali lewat anak buahnya boleh berbusa busa membela diri.

Dan ini dugaan saya, dan semoga saya salah. Hatta Ali ada di balik keputusan hakim Ahok. Dan di balik Hatta Ali, ada JK, sang wapres. Sudah jadi rahasia umum, JK sangat ambisius mendorong Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta. Untuk itu Ahok harus disingkirkan.

Mungkin JK dan Hatta Ali dan Tiga Hakim dan Jaksa kasus Ahok lupa, bahwa kejahatan meninggalkan jejak. Demikian juga segala tipu muslihat.

Berikut tiga dari lima hakim yang menangani perkara Ahok yang langsung dapat promosi :

  1. Dwiarso Budi Santriarto, dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara promosi menjadi hakim di Pengadilan Tinggi Bali.

  2. Abdul Rosyad, dari hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara promosi menjadi Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah.

  3. Jupriyadi, dari Wakil Pengadilan Negeri Jakarta Utara promosi menjadi Kepala Pengadilan Negeri Bandung.

Sementara, dua hakim lainnya, Didik Wuryanto dan I Wayan Wirjana tidak mendapat promosi. Kabarnya dua hakim terhormat ini mengajukan dissenting opinion, perbedaan pendapat.

Catatan menarik dari para “penegak hukum” yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam kasus Ahok (ini fakta, dan saya ikut menghaturkan turut berduka cita)

  1. Kabar terakhir, baru beberapa bulan jadi hakim Pengadilan Tinggi Bali, Dwiarso ditolak masyarakat Bali.

Mengutip pandangan Tokoh masyarakat Bali, I Gusti Ngurah Harta, menyatakan tidak setuju Dwiarso ke Pengadilan Tinggi Bali. “Saya tidak setuju dengan penempatan itu. Karena seperti ada grand design dia bertugas di Bali untuk manangani kasusnya juru bicara FPI Munarman.”

Ditolak di Bali, buru-buru Dwiarso ditarik ke Mahkamah Agung dan dicari cari posisi, kabarnya Dwiarso “terpilih” jadi hakim di Badan Pengawasan Mahkamah Agung.

  1. Kabar duka bagi Hatta Ali, Ketua MA. Anak bungsunya meninggal dengan kondisi patah leher saat kecelakaan tunggal dalam turing motor gede di Namimbia Afrika. Yang bikin nyesek, duit banyak dan jabatan bapake ternyata tidak bisa membeli nyawa. Irfan, anak kedua dari dua anak Hatta Ali sebenarnya bisa tertolong, tetapi nasibnya mengalami kecelakaan tunggal di lokasi 70 km dari kota terdekat di Afrika.

  2. Satu dari empat Jaksa kasus Ahok, bernama Andri Wiranofa tewas di pesawat Lion Air JT 610. Andri berada di pesawat naas itu bersama istrinya, yang membuat dua anak perempuannya yang masih balita menjadi yatim piatu.

Entah apa ada hubungan fakta itu dengan Sumpah Ahok atau tidak.

Tetapi percayalah Gusti ora sare. Jangan main main sebagai penegak hukum, apalagi menghukum orang yang tidak terbukti melakukan tindak pidana atau perdata.

Sumber: https://seword.com/urusan-hati/membandingkan-hakim-mk-dengan-hakim-ahok-aO5gIL77ux

Add to Favorite

0

Chirpstory

  • #JokowiTakutFPI @shintia_ayu29/12/2016 11:58:39 WIB

    @qitmr memang AHY itu video diupload setelah aksi 412

  • #JokowiBasmiTeroris @qitmr27/12/2016 10:58:46 WIB

    Sejuk dan sangat menenangkan mendengar rijik, jangan laporkan rijik, karena rijik jauh dari sara… Takbir!!! pic.twitter.com/RYLsXdPvFH

  • #JokowiTakutFPI 👎 @wakilgubernurKW28/12/2016 23:37:25 WIB

    Cieee No mention @pandji cieee. Mksdnya Kaitin FPI dengan AHY? FPI Sama AHY? @ZaraZettiraZR: Jangan Kait2kan FPI di Pilkada dki pic.twitter.com/Yk4AGllyvm

  • #JokowiBasmiTeroris @Takviri29/12/2016 11:09:58 WIB

    wow, rame hestek #FPIDukungAHY . Saya kira gpp kalau memang FPI Dukung AHY. Ga ada yg berlebihan, apalagi dgn foto seperti ini pic.twitter.com/1pgnOhXDR9

  • #JokowiBasmiTeroris @Takviri29/12/2016 11:11:46 WIB

    apalagi dengan capture-an yg sempat diarsipkan @kangdede78, pertanyaan publik #FPIDukungAHY semakin gencar. jadi apakah #FPIDukungAHY ? pic.twitter.com/PVDRDYFoTO

  • #DukungJokowiAhok @ProudJakartan29/12/2016 11:12:00 WIB

    Iya, sumringah, akrab dan bahagia 🙂 #FPIDukungAHY jgn malu didukung ormas radikal 🙂 twitter.com/Takviri/status…

  • De’ LUSI @TanpaDelusi29/12/2016 11:47:48 WIB

    youtu.be/a6l2LdVmjas Agus makan bareng FPI dan kasih sambutan. Sylvi sowan ke rumah Rizieq. Sulit disangkal bhw #FPIdukungAHY

  • A. Sugiarto #Hoki @sugi_070629/12/2016 12:02:35 WIB

    Heran ya kok di dukung FPI saja nyangkal?? kenapa ngak mau? bukannya masanya banyak? #FPIDukungAHY pic.twitter.com/SiJvLemX0o

  • #JokowiBasmiTeroris @Takviri29/12/2016 12:09:50 WIB

    dari polling yg dilakukan @wakilgubernurKW dan @TolakBigotRI, mayoritas percaya #FPIDukungAHY jadi apakah bnr #FPIDukungAHY ?

  • Angin LaLu @DM_jaya29/12/2016 12:30:51 WIB

    @wakilgubernurKW @pandji @ZaraZettiraZR fpi itu nama yg bagus.. Tapi elite2 nya berpolitik.. Ke rohingya kenapa gak vokal..?

  • sumber: https://chirpstory.com/li/342080

    Setelah Sylviana Murni, cawagub anaknya, terjerat kasus korupsi, SBY mengeluh di twitter. Katanya, juru fitnah dan penyebar ‘hoax’ berkuasa di negeri ini. Ngomongin diri sendiri pak? 😂

    sumber: http://www.gerilyapolitik.com/ya-allah-tuhan-yme-ternyata-sby-raja-hoax/

    Selasa, 22 November 2016 | 13:24 WIB

    Di Balik Aksi 2 Desember, Makar yang Disebut Kapolri Tertuju pada Wapres JK?

    pada Wapres JK?

    Nasional  Restu

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi Irjen Boy Rafli Amar memberikan keterangan pers. Foto Yudha/pojoksatu

    POJOKSATU.id, JAKARTA – Belakangan muncul kata’ makar’ dari mulut Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Presiden Jokowi pun merespon dengan memberi instruksi kepada Polri dan TNI untuk mewaspadai upaya makar di balik aksi 2 Desember nanti.

    Hal ini menimbulkan berbagai asumsi sementara kalangan tentang aktor makar yang dimaksud Jokowi dan Kapolri itu.

    “Pertanyaan saya, kesimpulan makar yang didapat Presiden itu datang dari sumber resmi negara atau lagi-lagi berdasarkan laporan konsultan?” kicau Andi Arief melalui akunnya di twitter @AndiArief_AA, Selasa (22/11/2016).

    Menurut Andi, jika benar ada rencana makar terhadap kekuasaan Jokowi, maka orang pertama yang dimaksud Jokowi pasti Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

    “Padahal JK tidak kuasai parlemen. Kenapa Pak JK diduga dimaksud Jokowi Makar? Karena hanya Pak JK yang sangat berpeluang secara konstitusional seperti Habibie era Soeharto,” jelasnya.

    Andi mengatakan, sebaiknya Jokowi dan Kapolri segera mengklarifikasi pernyataan ‘makar’ tersebut.

    “Kasihan Pak JK yang secara tidak langsung tertuduh atas wacana makar. Siapa tertuduh tidak langsung pelaku makar yang dituduh Jokowi selain Pak JK?” twitnya lagi.

    Tembakan makar bisa saja diarahkan ke Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang secara teknis dinilainya paling siap. Nama Panglima TNI menjadi buah bibir sejak kata makar dikemukakan Kapolri dan Jokowi.

    Namun jika belajar dari pengalaman yang sudah pernah ada, Andi berpendapat, justru kepentingan atas wacana makar, tak lain Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan yang menjadi motor penggulingan pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

    “Tetapi gagal menggulingkan SBY-Boediono dengan kekuatan parlemen dan jalanan,” ulasnya.

    Di tangan Megawati dan PDIP sebetulnya makar terhadap Jokowi bisa dilakukan baik mengingat posisi Megawati bukan hanya ketua umum PDIP, tapi juga ketua koalisi dan orangtua Puan Maharani.

    “Jika Pak JK, Panglima TNI, dan PDIP/Megawati ternyata tidak ditemukan fakta mau makar, maka kata makar hanya untuk selamatkan Ahok,” simpulnya.

    Sebetulnya, lanjut Andi menekankan, wacana makar atau penggulingan kekuasaan Jokowi bukan bisa dilakukan atau tidak. Tapi beralasan atau tidak, apalagi sudah banyak kekecewaan terhadap Jokowi yang terkesan melindungi Ahok dari kasus-kasus hukum.

    “Perlindungan khusus Ahok akhirnya menjadi kemarahan konkrit rakyat pada kasus Al-Maidah. Teriakan aksi: bertindak adil atau mundur,” tambahnya.

    Andi pun mengingatkan, jika rakyat sudah melakukan protes luas secara konsisten maka sudah hukumnya mendorong perpecahan di elit.

    “Jadi bukan makar tapi perpecahan elit,” cetus mantan staf khusus Presiden bidang Bencana dan Bantuan Sosial ini.

    (wid/sta/pojoksatu)

    sumber: http://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2016/11/22/balik-aksi-2-desember-makar-disebut-kapolri-tertuju-wapres-jk/

    Senin, 19 Desember 2016 | 19:34 WIB

    Dahsyat, Begini Konspirasi Penyusupan Makar dalam Aksi 212 Terungkap Polisi, Orang Ini Diam-Diam Terlibat

    Nasional  Restu

    Massa Aksi Bela Islam 2 Desember, Jumat (2/12/2016)/ foto: rina/pojoksatu

    Dahsyat, Begini Konspirasi Penyusupan Makar dalam Aksi 212 Terungkap Polisi, Orang Ini Diam-Diam Terlibat


    POJOKSATU.id, JAKARTA – Empat jam diverbal polisi, Bendahara Umum (Bendum) Partai Priboemi Yakub Arupalaka menguraikan kronologis keterlibatannya di aksi Bela Islam jilid III, 2 Desember (212) lalu.

    Menurut Yakub, dirinya hanya menerima perintah dari Eko Suryo Sandjojo, yang diketahui merupakan tangan kanan Rachmawati Soekarnoputri.

    “Mobil komando itu disewa begitu saja, lalu disetting. Awalnya, disimpan (parkir) dekat Grand Hyatt. Paginya, mau di bawa ke Patung Kuda, lalu ke (Bundaran) HI. Semua atas perintah Mas Eko,” papar dia usai pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya (PMJ).

    Selain ke lokasi tersebut, Yakub mengaku tidak tahu jika mobil komando itu bakal di mobilisasi kemana lagi.

    Termasuk, indikasi mobil komando yang dipersiapkan bergerak ke gedung DPR RI.

    “(Bawa ke DPR) Saya tidak tahu,” pungkas pemilik tiga unit truk angkut personil militer jenis Mercedes Unimog di tahun 2014 tersebut.

    Sebelumnya Yakub telah diperiksa sebagai saksi, Jumat (9/12) lalu. Saat itu, Yakub diverbal terkait substansi kererlibatan mobil komando di aksi Bela Islam jilid III.

    “Pemeriksaan pertama, tanggal 9 (Desember), soal mobil. Diperiksa dari jam 1 (13.00 WIB) sampai jam 8 (20.00 WIB). Hari ini (Senin) juga sama, tapi cuma empat jam,” demikian Yakub.

    Terkait mobil komando tersebut, Yakub mengaku diserahkan uang Rp 9 juta dari Eko sebagai harga sewa yang bernilai total Rp 15 juta. Uang tersebut ditransfer Eko ke rekening Yakub dengan dua kali pelunasan setelah Ahmad Dhani yang semula ditunjuk untuk melunasi, batal membayar.

    Seperti diketahui, sebelas tersangka diamankan petugas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau persiapan makar, Jumat (2/12) dini hari di tempat berbeda.

    Antara lain, Sri Bintang Pamungkas (SBP), Kivlan Zen, Firza Husein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Eko, Rachmawati Soekarnoputri, Alvinindra Al Fariz, Ahmad Dhani, Jamran dan Rizal Kobar.

    Satu tersangka lainnya, Hatta Taliwang, ditangkap di rumahnya, Rusun Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (8/12) dinihari.

    Namun dari 12 tersangka tersebut, delapan orang lainnya dilepaskan kecuali SBP dan Jamran bersaudara.

    (sam/rmol/pojoksatu)

    http://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2016/12/19/dahsyat-begini-konspirasi-penyusupan-makar-aksi-212-terungkap-polisi-orang-diam-diam-terlibat/

    TERBONGKAR…! Akhirnya Terjawab Sudah, Ini Dia Donatur Makar Untuk Lengserkan Presiden Jokowi

    Berita Teratas  Rabu, 07 Desember 2016  politik


    Infoteratas.com – Dalam aksi bela Islam pada Jumat (4/11) lalu pengamat politik Boni Hargens masih bersikukuh bahwa SBY lah sebagai donatur dari aksi tersebut. Menurutnya kasus Ahok hanyalah dijadikan batu loncatan oleh SBY dalam merencanakan aksinya melakukan makar terhadap presiden Jokowi.

    “Untuk 4/11 grand design dari skenario penghancuran Jokowi ini sebetulnya Ahok hanya kuda troya tetapi sasarannya Jokowi. Ada aktor besar dan melibatkan dana besar dan hipotesis saya bahwa pak SBY adalah aktor dalam aksi 4/11 tersebut,” Kata Boni dengan suara keras dalam diskusi yang diselenggarakan LPI di Cheese Cake Factory, Cikini Jakarta Pusat, Rabu (7/12).


    Desain makar tersebut, ujar Boni, dilakukan dengan cara penggiringan massa aksi untuk menduduki Gedung DPR. Pada aksi 4/11 aksi tersebut gagal dilakukan dan kegagalan ini terulang dalam aksi 2/12 ketika Polisi menangkap tokoh nasional yang diduga merupakan aktor yang akan melakukan upaya makar tersebut.

    “Ketika itu (aksi) dilakukan kemudian (desainnya) terjadi chaos dan menduduki gedung MPR untuk meminta sidang istimewa dan memperebutkan kekuasaan secara legal,” ungkap Boni.

    Dalam mendanai upaya makar tersebut Boni mengatakan bahwa SBY menggunakan uang hasil korupsi yang dilakukan oleh orang terdekatnya selama 2 periode menjabat. Hal inilah yang menurutnya pihak Kepolisian harus segera melacak aliran dana aksi tersebut untuk menjerat SBY atas dugaan makar.

    “Yang bertanggungjawab bukan Habib Rizieq tetapi sekelompok pecundang yang dibalik gerakan ini. Semua aliran dananya harus dilacak oleh Polisi,” ujarnya dengan mata menyalang.


    Sepertinya Boni Harges tidak kapok dipolisikan. Sebelumnya Sejumlah kader Partai Demokrat melaporkan pengamat politik, Boni Hargens, ke polisi.


    Boni dilaporkan karena diduga telah menuding Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai auktor intelektualis dibalik aksi unjuk rasa pada 4 November 2016.


    Ketua Forum Komunikasi Kader Partai Demokrat Seluruh Indonesia, Didi Irawadi Syamsudin mengatakan, Boni menuduh SBY mendanai aksi unjuk rasa 4 November yang berujung ricuh tersebut. Didi menilai, tuduhan Boni tidak berdasar.

    “Kami laporkan antara lain fitnah yang dilakukan. Dia menuduh Ketua Umum kami itu (SBY) dalang dari aksi damai 4 November yang mana saudara Boni Hargens mengatakan bahwa itu hasil dari uang korupsi 10 tahun. Itu tentu fitnah yang sangat keji dan tidak bertanggung jawab,” kata Didi seusai membuat laporan polisi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (1/12/2016).

    Tambah seru saja, Bagaimana menurut anda?(vr)

    sumber: http://www.infoteratas.com/2016/12/terbongkar-akhirnya-terjawab-sudah-ini.html

    Berita Teratas  Sunday, November 20, 2016  4 novemberPolitik

    Orang Ini Ngotot, SBY Aktor Politik di Belakang Demo. Fakta Ini Mencengangkan! Hanya Kebetulan Atau Skenario..?


    Beritateratas.com – Benarkah SBY Aktor Politik di Belakang Demo? 

    Walaupun belum terbukti secara kasat mata adanya aliran dana saat demo 4 november kemarin, persepsi masyarakat sudah tertanam adanya aktor politik yang menjadi dalang dibelakangnya.

    Ditambah lagi dari pernyataan Presiden yang pastinya mendapat masukan intelijen dengan menyebutnya secara gamblang. Menghimpun ratusan ribu orang dan berasal dari berbagai daerah untuk melakukan unjuk rasa di Jakarta tanpa adanya koordinasi jauh sebelumnya, hampir sulit dilakukan.

    Tidak hanya menyangkut masalah transportasi, biaya makan dan akomodasi saja tapi juga penggalangan massa yang begitu besar. Tidak dipungkiri memang ada yg berinisiatif murni atas kehendak pribadi, tapi tidak menutup kemungkinan ada juga yang dibiayai, khususnya yang berasala dari daerah.

    Di media sosial angin kencang berhembus ke Cikeas dan disebut-sebut bahwa SBY adalah salah satu aktor politik yang dimaksud. Konpers yang digelar oleh mantan Presiden ke 6 menjelang demo dianggap terlalu reaktif hingga keluar istilah lebaran kuda yang bernada provokatif.

    Seorang pengamat politik, Boni Hargens, bahkan tanpa tedeng aling-aling memastikan bahwa SBY adalah aktor politik dibalik demo 411. Rasa sensi yang begitu tinggi dari kubu Cikeas jika dikaitkan dengan hal-hal negatif yang menyangkut SBY dan biasanya akan dengan cepat direspon, namun hingga saat ini belum ada tanggapan resmi menyikapi pernyataan Boni Hargens tersebut.




    Menjadi suatu kewajaran di mata masyarakat menghubungan aksi demo kemarin dengan Cikeas terkait kepentingan di Pilgub DKI dan Pilpres 2019, walaupun hal ini masih perlu pembuktian. Orang pun akan mengaitkan kedekatan SBY dengan ketua MUI, KH.Maruf Amir, yang pernah menjadi anggota tim penasehatnya kala menjabat Presiden. Rekomendasi MUI yang dipandang terlalu tergesa-gesa menyatakan Ahok menista agama dan dianggap lebih bernuansa politik.

    Sikap berbeda ketika dalam kasus Ahmad Dhani yang dituduh menista agama sewaktu menginjak kaligrafi tulisan Allah di panggung konser musik grup Dewa dan sempat berseteru dengan FPI. MUI mempertemukan kedua belah pihak untuk bermediasi dan berakhir damai. Namun dalam kasus Ahok, pihak yang dituduh menista agama tanpa diminta klarifikasi lebih dulu tapi vonis langsung dijatuhkan. 

    Di hari yang sama saat keputusan MUI dikeluarkan, siang harinya telah terjadi pertemuan perwakilan dari berbagai ormas islam dan salah satunya adalah Sekjen Majelis Dzikir Nurus Salam yang berada di bawah naungan SBY, KH Utun Tarunajaya, yang mendesak dikeluarkannya fatwa penistaan agama oleh Ahok. Bisa dibaca selengkapnya.

    Selanjutnya malam hari disebuah acara TV swasta rekomendasi inipun dibacakan oleh Tengku Zulkarnaen dan menjadi iklan gratis karena ditonton masyarakat luas.

    Intensnya pasangan Agus-Sylvi yang sering mengunjungi para ulama maupun tokoh agama, menjadi alasan juga mengaitkan adanya peran Cikeas pada demo 411.

    Walaupun hal ini tidak dilarang untuk meraup dukungan, namun bila dibandingkan dengan pasangan lainnya, terlihat bahwa Agus-Sylvi terlihat berlebihan. Bahkan sempat juga menemui ketua MUI sebelum keluarnya fatwa yang secara tersirat juga memberikan dukungan.

    Berita hangat terakhir dan menyebar di media sosial soal screenshot WA Choel Malarangeng yang dikenal dekat dengan Cikeas mengenai logistik demo 2511. Adanya instruksi demo mendatang harus jalan karena logistk sudah terkirim dan tidak bisa ditarik. Kubu Cikeas sampii saat ini belum memberikan klarifikasi ataupun bantahan.

    Selain itu demo yang akan digelar 25 November rupanya dibatalkan dan rencana akan menggelar aksi 2 Desember. Juru bicara FPI, Munarman, menyampaikan rasa kecewa dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI karena Basuki T. Purmana (Ahok) tidak ditahan oleh kepolisian, padahal Ahok sudah menjadi tersangka. Tuntutan yang akan disampaikan agar Ahok segera ditahan.

    Kejanggalan ketika terlihat kehadiran Ketua MUI, KH. Maruf Amin dalam pertemuan tersebut. Seperti berita yang beredar pasca Ahok ditetapkan sebagai tersangka, berbagai ormas Islam sudah mengapreasi kerja Kepolisian dan akan mengawal kasus ini serta menghimbau tidak perlu ada demo lagi.

    Komitmen MUI sendiri semula hanya diminta masyarakat untuk mengeluarkan rekomendasi dan menyerahkan kasus pada prosedur hukum negara yang berlaku. Namun menjadi pertanyaan besar kenapa KH. Maruf Amin hadir dalam pertemuan tersebut yang  seakan mengamini keputusan GNPF untuk melakukan penuntutan penahanan Ahok dan akan menggelar demo lagi.

    Dalam perhelatan politik khususnya terkait pemilihan Presiden, potensi campur tangan asing sangat besar. Hal ini tidak luput dari kepentingan secara global termasuk masalah ekonomi. Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, sempat menyatakan Indonesia menjadi salah satu incaran dari negara lain karena letak strategis dan kekayaan alamnya.

    Bukan tidak mungkin mereka akan berusaha melakukan segala cara untuk bisa mengendalikannya.

    Pilgub DKI menjadi sangat penting karena sebagai ibukota yang menjadi barometer politik dan bisa dijadikan batu loncatan mendudukkan seseorang atau parpol untuk meraih posisi lebih tinggi serta mengendalikan peta perpolitikan tanah air.

    Tentunya hal ini kemungkinan tidak luput dari agenda invisible hand pihak asing untuk ikut bermain. Memanfaatkan kelompok yang bisa diajak menjalin kerjasama nantinya bila berkuasa. Pengalaman masa lalu jatuh bangunnya pemerintahan dimulai dari Soekarno membuktikan hal ini.

    Kedekatan Jokowi saat ini dalam menjalin hubungan ekonomi dengan Tiongkok, tentunya tidak diharapkan oleh pihak-pihak negara luar yang sebelumnya telah menjalin hubungan erat dengan pemerintahan masa lalu. Bukan hal mustahil bila terjadi persaingan dan tangan-tangan intelijen luar digerakkan melalui pihak yang tidak menyukai pemerintahan Jokowi untuk menggoyangnya.

    Adanya isu lama terkait komunis pun sempat dihembuskan sebagai babak pendahuluan guna memberikan persepsi negatif di masyarakat dan dibenturkan dengan kelompok agama. Pengulangan isu jaman Orde Lama kembali dilakukan dimana saat itu masyarakat melihat kedekatan Soekarno dan Tiongkok.

    Demo yang digelar selama ini bisa dilihat secara kasat mata bukan lagi hanya menyasar pada Ahok, namun Presiden pun sudah dikaitkan dan menjadi target juga. Masyarakat semakin terbuka matanya bahwa ini bukan hanya soal kasus penistaan agama, namun ada agenda besar dibelakangnya. Ahok hanya dijadikan sasaran antara.

    SBY yang dikenal cerdik dan licin berpolitik tentunya sudah memiliki perhitungan matang mengajukan putra sulungnya ikut dalam Pilgub DKI. Saking berhati-hatinya dalam mengambil keputusan, tidak jarang bahkan dikatakan lamban dan peragu. Keputusan mengejutkan mengajukan Agus Harimukti tentunya juga sudah dipersiapkan dengan seksama serta menghitung kekuatan yang dimiliki.

    Tidak mungkin rela mengorbankan karir anak yang cemerlang di militer tanpa berhitung untung rugi karena menyangkut masa depan Agus Harimukti yang digadang menjadi putra mahkota pewaris tahta.


    Baca juga:

    Kocak! Annisa Pohan Dibully Gara-Gara Salah Hitung 1 Triliun dibagi 10 Ribu. Tapi Fakta Ini Lebih Mengejutkan!

    Apakah isu aktor politik dibelakang demo kemungkinan ada hubungannya dengan kepentingan asing yang dulu sempat terjalin mesra dengan negara ini? Sebagai orang awam tentunya hanya bisa bermain tebak manggis, lalu masyarakat pun terngiang kembali di ingatan dan mengaitkan ucapan seseorang yang pernah populer di tahun 2004. “I Love United States with all its faults. I consider it my second country”.

    Welcome back Uncle Sam!

    Sumber: http://www.kompasiana.com/lovelydarsem/benarkah-sby-aktor-politik-di-belakang-demo_582d6b834ff9fdeb08f5fe1e

    “I Love United States with all its faults. I consider it my second country”. SBY

    http://www.beritateratas.com/2016/11/orang-ini-ngotot-sby-aktor-politik-di.html

    INIKAH AKTOR MAKAR YANG DISEBUT KAPOLRI DAN PANGLIMA TNI? By : @joxzin_jogja

    Chirpified

    kudeta makar

    joxzin_jogja 98803 View 4 comments

     

     

     

     

     

    7

    Login and hide ads.

    Chirpstory

    Menu

    sumber: http://chirpstory.com/li/337601?page=2

    Jumat, 9

    Desember 2016 | 17:39 WIB

    Letnan Purn Syarwan Hamid Ingatkan Presiden “Rakyat Itu Jangan Dibenturkan Dengan TNI”

    By Admin in NASIONAL  November 15, 2016

    Gensosmed.Com, Pekanbaru – Kunjungan safari Presiden Jokowi Dodo ke markas pasukan TNI dan Polri pecan lalu dapat sorotan dari Letjen TNI Purn Syarwan Hamid.

    Syarwan Hamid mengingatkan kepada Presiden, jangan coba-coba membenturkan prajurit TNI dengan rakyat.

    Mantan Kepala Sosial dan Politik (Kasospol) di masa Presiden Soeharto tersebut mengatakan,

    Kita cermati dan gelagat serta perilaku Presiden (Jokowi). Selalu berubah-ubah, lain diomongkan satu dengan lainnya. Termasuk datang ke kesatuan-kesatuan tentara, (ini) serba tiba-tiba, tiba-tiba jadi orang baik, datang kesana-kemari,” kata Syarwan Hamid kepada pers. Minggu, (13/11).

    Syarwan menambahkan, dirinya mengakui hadir dalam rapat pertemuan GNPF dan MUI serta tokoh-tokoh Islam lainya yang dipimpin Bachtiar Nasir di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas tentang Evaluasi dan Konsolidasi Pasca Aksi Damai 4 November 2016.

    Hadirnya Syarwan di rapat evaluasi dan konsolidasi, bahwa dirinya juga ikut serta dalam Aksi Damai 411 tersebut. “Itu evaluasi gerakan, sisi positif dan negatifnya seperti apa. Gerakan seperti itu harus dievaluasi, jangan kebablasan dan tidak sesuai rencana semula, melenceng nantinya,”Pungkasnya.

    Selain itu Syarwan menjelaskan, rencana bakal aksi damai kembali akhir November ini, masih sebatas wacana dilemparkan dari Bandung, Jawa Barat.

    “Wacana tersebut seakan-akan sudah disepakati, tapi itu belum. Kecuali, pemerintah (Presiden Jokowi) bikin hal-hal mengecewakan umat Islam,” kata Menteri Luar Negeri (Mendagri) di era Presiden BJ Habiebie itu.

    Di satu sisi mantan wakil ketua MPR RI tersebut menjabarkan mengenai kunjungan Presiden Jokowi ke TNI dan Polri, orang bisa saja menafsirkan apa saja. Tapi momentumnya sekarang ini ditujukan kepada gerakan-gerakan aksi damai 411 lalu.

    Rakyat tak perlu ditakut-takuti, karena rakyat sudah dekat sejak zaman Pahlawan Jendral Soedirman saat melawan penjajah. Sehingga, rakyat tidak takut dengan militer.

    Letjen kelahiran Riau tersebut menegaskan, Bahwa nilai-nilai itu sudah tertanam di prajurit TNI. Itu gerakan (Aksi Damai) luar biasa, tak usahlah TNI diprovokasi, “Imbunya.

    Ia mengingatkan kembali kepada Presiden Jokowi untuk tidak perantuk-antukkan antara TNI dengan rakyat. “Kita yakin, TNI tak mau dibenturkan dengan rakyat, apalagi gerakan kemarin. memang benar-benar dari rakyat,” pungkasnya.

    sumber: http://gensosmed.com/index.php/2016/11/15/syarwan-hamid-ingatkan-presiden-rakyat-itu-jangan-dibenturkan-dengan-rakyat/

    Gelar Malam Peringatan dan Doa Syuhada Aksi 411, KB-PII Jakarta Galang Donasi Kemanusiaan : kabar Terupdate Hari Ini

    By adminPosted on November 12, 2016

    DETIKBERITA.CO – Pengurus Wilayah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB-PII) Jakarta menggelar Malam Peringatan dan Doa untuk Syuhada #Aksi411 di Masjid Al-Furqon, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jl.Kramat Raya, Jakarta, pada Jumat Malam (11/11). Kegiatan tersebut bagian dari agenda Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), yang dilaksanakan KB-PII sebagai salah satu elemen di dalamnya.

    “Malam ini kita coba mengenang dan mendoakan dua saudara kita yang meninggal dalam aksi 4 November,” kata ketua Panitia, Alfian Tanjung kepada voa-islam.com, Jumat Malam, Jakarta (11/11/2016)

    Selain memperingati kematian syuhada aksi 4 November, acara itu juga bagian dari mengawal spirit agenda menuntut proses hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam dugaan penistaan agama.

    “Acara ini mencoba menjaga stamina frekuensi semangat jihad pasca 4 November 2016,” jelas Alfian.

    Karena, lanjutnya, pasca aksi 4 November ada upaya dari pihak pemerintah untuk menggembosi agenda aksi Belas Islam selanjutnya dalam rangka mendesak proses hukum Ahok.

    “Kita melihat operasi-operasi politik presiden, bila kita pasif ini akan membuat keadaan berbalik, umat bisa tidak ikut kembali dalam aksi selanjutnya,” terang Alfian.

    Alfian menambahkan Malam Peringatan dan Doa untuk Syuhada #Aksi411 adalah ijtihad PW KB PII Jakarta kepada GNPF-MUI. “Kita memberanika diri menjalankan agenda GNPF, walaupun kita juga was was menyiapkan acara. Meski sempat memikirkan konsumsi. Tapi, alhamdulillah internal KB PII Jakarta bisa mengcover,” ucapnya.

    Acara Malam Peringatan dan Doa, diisi oleh Panglima Aksi Munarman,SH dan Ketua GNPF MUI, Ustadz Bachtiar Nasir. Imam Besar FPI Habib Rizieq yang sedianya dijadwalkan batal hadir, karena berhalangan.

    Kegiatan juga sempat diisi beberapa tokoh seperti Purnawirawan Jenderal Adityawarman Thaha, wartawan senior Zaenal Muttaqin, dan Mudir Ponpes Putri Al-Ikhlas Lamongan, Ustadz Azhari Dipo.

    Dalam kesempatan itu, panitia menegaskan bahwa peserta aksi yang meninggal dunia, atas nama Syahri Oemar Yunan tidak meninggal akibat penyakit asma. Akan tetapi, karena tembakan gas air mata.

    “Kita sudah bertanya kepada keluarganya, almarhum tidak punya riwayat penyakit asma,” ungkap Edy Mulyadi selaku moderator acara.

    Untuk meringankan beban keluarga korban, KB-PII dalam acara itu juga menggalang sumbangan donasi kemanusiaan. Sumbangan yang terkumpul pada malam itu sebesar Rp.13.921.000,- dari para hadirin.

    “Kita nanti akan langsung sumbangkan ke keluarga korban,” ucap Edy mewakili panitia.

    Acara malam peringatan dihadiri kurang lebih seribu peserta umat Islam. Panitia mengaku kehadiran umat di luar estimasi. “Kita terkejut, ternyata malam ini peserta begitu membludak, di luar dugaan panitia. Karena acara ini inisiatif dadakan,” kata Alfian. (vi)

    sumber: http://www.detikberita.co/2016/11/gelar-malam-peringatan-dan-doa-syuhada-aksi-411-kb-pii-jakarta-galang-donasi-kemanusiaan-kabar-terupdate-hari-ini.html

    Benarkah Tommy Soeharto Transfer Dana Makar ke Habib Rizieq? Ini Kata Kapolda Metro

    Nasional  Ridwan

    Inilah bagan diduga donatur makar yang beredar di media sosial.

    POJOKSATU.id, JAKARTA – Putra Presien ke-2 RI Soeharto, Tommy Soeharto disebut-sebut sebagai donatur gerakan makar. Bagan penyandang dana makar yang menempatkan Tommy Soeharto di posisi paling atas telah beredar di media sosial (medsos) sejak beberapa hari lalu.

    Dalam bagan tersebut, terdapat 20 orang yang disebut-sebut sebagai donatur makar. Dari 20 orang tersebut, 11 orang di antaranya sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka pada 4 Desember 2016. Namun hanya tiga orang yang ditahan, delapan lainnya dilepas karena kooperatif saat menjalani pemeriksaan.

    Belum diketahui siapa yang membuat bagan donatur makar tersebut dan kapan diupload ke media sosial (medsos). Bahkan, orang pertama yang menyebarkan bagan donatur makar itu juga belum diketahui.

    Bagan donatur makar itu mengesankan bahwa Tommy Soeharto sebagai penyandang utama dana makar. Dana dari Tommy Soeharto dialirkan ke sejumlah tokoh, seperti Habib Rizieq, Bahtiar Nasir, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, hingga Sri Bintang Pamungkas.

    Dana tersebut ditransfer melalui Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC), Firza Husein. Firza sendiri telah ditangkap pada 4 Desember 2016 di Hotel San Pasific Jakarta, pukul 04.30 WIB. Penangkapan Firza hampir bersamaan dengan penangkapan 10 tokoh dan aktivis yang juga disangka makar.

    Benarkah Tommy Soeharto merupakan penyandang dana makar dan mentransfer sejumlah dana ke tokoh yang diduga makar? Hingga kini teka-teki itu belum terjawab.

    Namun Polda Metro Jaya telah menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana makar.

    Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan menerangkan, dia memang telah melihat gambar skema pendana makar yang beredar di media sosial.

    sumber: http://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2016/12/09/benarkah-tommy-soeharto-transfer-dana-makar-ke-habib-rizieq-ini-kata-kapolda-metro/

    Dari gambar itu diketahui orang yang menjadi sumber dana adalah Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Namun, Iriawan tak mau berspekulasi sebelum menemukan bukti kuat.

    “Ya jangan dulu lah, kalau belum jelas ya jangan dispekulasi macam-macam,” ucap Iriawan di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (9/12).

    Saat disinggung apakah kemungkinan benar Tommy Soeharto terlibat dalam aksi makar itu, Iriawan berharap tidak ada yang saling menuduh di perkara ini.

    “Bukan, belum lah belum. Itu kata siapa? Gak boleh lah nuduh orang. Perlu bukti dong. Jangan nuduh,” tegas Iriawan.

    Namun menurut Iriawan, tak menutup kemungkinan informasi yang beredar di medsos itu benar. Karena itu, pihaknya akan melakukan penelusuran untuk membuktikan apakah info itu benar atau hoax.

    “Nanti kalau sudah ada baru kita buka. Kalau gambar orang bisa buka, semua juga bisa. Jangan percaya media sosial ya. Menyesatkan lah. Kalau orang enggak terlibat lalu dituduh, kan gak enak,” terang mantan Kapolda Jawa Barat ini.

    Seperti diketahui, Polri telah menetapkan sejumlah tokoh sebagai tersangka upaya makar. Antara lain Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein dan Sri Bintang Pamungkas.

    (one/elf/jpg/pojoksatu)

    sumber: http://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2016/12/09/benarkah-tommy-soeharto-transfer-dana-makar-ke-habib-rizieq-ini-kata-kapolda-metro/2/

    Fitnah Makar Terhadap Kang Abik

    Di era media sosial dengan koneksi internet di mana saja dan kapan saja, siapa pun dapat membuat berita dan menyebarkannya. Namun, jika tidak cermat dan teliti sementara berita ditulis berdasarkan sumber sekunder, berita bisa menjadi finah atau hoax (cerita bohong) belaka.

    Habiburokhman Bukan Habiburrahman

    Penyematan nama Kang Abik di gambar berjudul Donatur Aksi Bela Islam ke Arah Makar itu mungkin akibat ketidaktelitian pembuat gambar. Bisa jadi, foto Kang Abik dicatut ke dalam gambar semacam bagan aliran dana, karena Kang Abik lebih dikenalnya. Di bawah nama Habiburrahman ditambahkan keterangan ACTA yang asing di telinga kita, orang-orang yang akrab dengan Kang Abik dan karya-karyanya.

    Untuk mencegah tersebarnya berita tidak benar terhadap namanya itu, Kang Abik sudah melakukan klarifikasi di Twitter juga pesan Whatsapp. Menurut Kang Abik, Habiburrahman yang dimaksud pada gambar itu adalah Habiburrokhman, seorang pengacara yang aktif di ACTA. Bukan Habiburahman El-Shirazy.


    Jika kita mengetikkan kata “Habiburokhman ACTA” di mesin pencari dunia maya, hasilnya berupa sejumlah tautan yang mengarahkan kita pada tulisan tentang sosok pengacara bernama Habiburokhman yang juga ketua dewan pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Saat ini, Habiburokhman melakukan pendampingan terhadap Ahmad Dani, Ratna Sarumpaet dan beberapa aktivis lainnya yang dibawa ke Mako Brimob pada Jum’at (2/12) pagi karena alasan hendak melakukan makar.

    Habiburrokhman Sang Kritikus

    Selain aktif di ACTA, Habiburokhman juga tercatat sebagai Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra. Sejak maraknya berita Pilkada Jakarta, berita yang terkait hukum sering mengutip nama Habiburokhman. Misalnya saja, Habiburokhman melempar kritik terhadap keputusan masuknya Nusron Wahid sebagai tim sukses Ahok, seperti yang dilansir Republika (14/11). Habiburokhman juga yang melaporkan Ahok terkait fitnah dan penghinaan tentang demonstran 4 November 2016 dibayar Rp500.000 per orang.

    Berita yang masih hangat tentang Habiburokhman adalah saat ia berkicau “Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon.” Para pendukung Ahok yang tergabung dalam Teman Ahok menagih janji itu ketika Ahok ternyata bisa mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Meme sindiran terhadap Habiburokhman bertebaran di media sosial.

    Kang Abik berharap orang-orang yang mengenalnya tidak lagi beranggapan bahwa Habiburokhman adalah Habiburrahman El-Shirazy. Mereka dua orang yang berbeda, meskipun namanya serupa. Kang Abik tidak tahu menahu soal gambar bagan aliran dana tersebut.

    sumber: http://www.koko-nata.net/2016/12/fitnah-makar-terhadap-kang-abik_2.html

     

TAKTIK SENGKUNI BERJENGGOT By : @joxzin_jogja

SIASAT GENDENG RIZIEQ FPI DAN RACHMAWATI UNTUK BELOKKAN MASSA 212

2

Chirpstory

sumber: http://chirpstory.com/li/338572

Setelah Rembukan
di Cikini

Sejumlah rencana telah disusun untuk melakukan makar dalam aksi 212, tapi gagal setelah polisi menangkap tokoh-tokohnya.

Malam ini di depan kamar di hotel Sari Pan Pasific, orang mengaku dari Polda mencari saya. Mau mendobrak kamar saya,” demikian cuitan Ahmad Dhani Prasetyo melalui Twitter pada Jumat, 2 Desember 2016, dini hari.

Malam itu, pemilik Manajemen Republik Cinta tersebut menginap di hotel yang terletak di Jalan Husni Thamrin, Jakarta Pusat, itu. Dia berencana ikut dalam Aksi Bela Islam III, yang berpusat di kawasan Monumen Nasional, pada hari itu juga.

Namun niat Dhani ikut aksi tersebut kandas. Pukul 03.00 WIB, sejumlah polisi dari Mabes Polri menggiringnya ke Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. “Kronologi penangkapannya seru. Kayak PKI-lah,” kata Dhani.

Bukan hanya Dhani yang ditangkap dan digelandang ke Mako Brimob. Aktivis Ratna Sarumpaet dan Firza Husein, Ketua Solidaritas Sahabat Cendana, bernasib sama.

Ratna ditangkap pada pukul 06.30 WIB saat menginap di kamar 1402 Hotel Sari Pan Pacific. Habiburokhman, pengacara ibu kandung Atiqah Hasiholan ini, mengatakan Ratna didatangi polisi pada pukul 05.00 WIB.

Setelah terjadi perdebatan alot, Ratna akhirnya dibawa polisi pada pukul 06.30 WIB setelah menunggu kedatangan pengacaranya dari Advokasi Cinta Tanah Air. Awalnya Ratna hendak dibawa ke Markas Polda Metro, tapi ternyata ke Mako Brimob, Depok.

Pada waktu yang bersamaan, yakni pada retang waktu pukul 03.00-06.30 WIB Jumat itu, polisi juga menangkap delapan orang lainnya. Mereka ditangkap di tempat yang berbeda.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar (tengah) didampingi Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto (kanan) dan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/12).

Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Dia (Rizieq) diberi angin surga untuk jadi presiden, menggantikan Presiden Jokowi. Sedangkan Rachmawati akan menjadi wakil presidennya.”

Kedelapan orang tersebut adalah Sri Bintang Pamungkas, Rachmawati Soekarno, anak mantan presiden Soekarno, Brigjen TNI (Purnawirawan) Adityawarman Thaha, Mayjen TNI (Purnawirawan) Kivlan Zen, Eko Suryo Santjojo, Alvin Indra, Jamran, dan aktivis Gerakan Pemuda Islam Indonesia Rizal Kobar.

Sri Bintang Pamungkas ditangkap di rumahnya, kawasan Cibubur, Depok, Jawa Barat. Demikian pula dengan Rachmawati, yang dijemput di rumahnya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Dua pensiunan TNI, Kivlan Zen dan Adityawarman, tak jauh berbeda. Mereka ditangkap di rumah masing-masing di pagi buta.

Rizal Kobar ditangkap saat sedang kongko di minimarket 7-Eleven Stasiun Gambir, sedangkan Jamran di Hotel Bintang Baru kamar 128, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Rizal dan Jamran ditangkap karena melanggar Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ahmad Dhani ditangkap karena melanggar Pasal 207 KHUP dalam dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, delapan orang lainnya dijerat dengan pasal makar karena melanggar Pasal 107 juncto Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP. Ancaman atas pelanggaran pasal ini maksimal penjara seumur hidup.

Menurut polisi, rencana makar itu diduga dilancarkan dengan mendompleng Aksi Bela Islam III atau yang dikenal dengan aksi “212”. Mereka hendak membelokkan massa ke gedung DPR.

“Intinya, seperti yang kita ketahui bersama, aksi (212) berlangsung aman. Tidak ada pengerahan massa ke DPR. Istilahnya gagal total,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan upaya makar itu kepada DPR, Senin, 5 Desember.

Tito menambahkan, penangkapan para purnawirawan TNI didahului koordinasi dengan pihak TNI. Polisi pun mendapatkan bantuan dari Detasemen Intel Pangdam Jaya untuk melakukan penangkapan.

“Kalau sehari dua hari sebelumnya ditangkap, ini akan dipelintir di medsos. Kita paham betul sadisnya medsos,” kata Tito. “Kita set timing subuh, supaya enggak ada waktu untuk ‘menggoreng’ dan provokasi massa besar,” dia menambahkan.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menambahkan, makar secara hukum adalah upaya menggulingkan kekuasaan yang sah. Makar memang identik dengan pemberontakan, tapi definisinya sekarang meluas.

Asalkan ada permufakatan untuk makar, kata Boy, hal itu sudah dapat menjadi delik pidana. Polisi sendiri selama tiga minggu terakhir telah memantau pertemuan-pertemuan yang menjurus pada upaya makar tersebut.

Terkait dengan Sri Bintang, menurut Boy, polisi juga sudah mengantongi bukti rekaman video YouTube yang diunggah pada November 2016. Dalam video itu, mantan politikus Partai Persatuan Pembangunan tersebut terindikasi melakukan penghasutan kepada masyarakat luas.

Sumber detikX menyebutkan, pada 20 November 2016 sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di aula Universitas Bung Karno, Jalan Kimia, Cikini, Jakarta Pusat, diadakan pertemuan konsolidasi nasional yang digagas Rachmawati.

Habib Rizieq Syihab

Foto: Rengga Sancaya/detikcom

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh, antara lain Jenderal (Purnawirawan) Try Sutrisno, Fuad Bawazier, Sri Bintang Pamungkas, Permadi, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno, mantan Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban, serta aktivis Himpunan Mahasiswa Islam dan aktivis buruh.

Pertemuan itu, kata sumber detikX, menghasilkan kesepakatan, yakni menjadikan Habib Rizieq Syihab, Ketua Umum Front Pembela Islam, sebagai tokoh revolusi perubahan.

“Dia (Rizieq) diberi angin surga untuk jadi presiden, menggantikan Presiden Jokowi. Sedangkan Rachmawati akan menjadi wakil presidennya,” begitu kata sumber itu.

Selain itu, Rachmawati, bersama Gerakan Bela Negara serta Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia, disebut akan turun dalam aksi 212. Targetnya menduduki gedung MPR/DPR.

Tuntutan yang akan diajukan adalah MPR menggelar sidang istimewa kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 yang asli. Rachmawati telah menentukan titik kumpul massa tersendiri, yakni di Patung Kuda, sebelum ke gedung DPR.

Massa yang akan dipersiapkan Rachmawati disebut-sebut mencapai 10 ribu orang. Rachmawati juga memfasilitasi pembelian atribut yang akan digunakan massa dalam aksi tersebut.

Sementara itu, di tempat lain, pada 23 November 2016 pada pukul 12.30-16.00 WIB, di Rumah Kedaulatan Rakyat, Jalan Guntur 49, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sri Bintang membentuk posko Kebangkitan Indonesia Jaya.

Aktivis Ratna Sarumpaet (tengah) didampingi kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, memberi keterangan kepada wartawan setelah menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan makar di Mako Brimob,  Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (3/12).

Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto

Dalam pertemuan itu, Egi Sabri (aktivis Gerakan Oposisi Nasional), Samsul Huda, Dahlia Zein, Kaye Elang, Monalisa, dan Pandapotan Lubis hadir.

Posko tersebut akan menjadi tempat konsolidasi saat aksi massa 212 berlangsung. Selain di Jalan Guntur 49, posko yang sama dibentuk di Jalan Megaria, Cikini, Jakarta Pusat.

Kelompok ini rencananya bergerak sebelum salat Jumat menuju gedung MPR/DPR, Senayan. Beberapa elemen yang melebur dalam gerakan itu menamakan diri Gerakan People Power Indonesia.

Mereka memiliki agenda yang sama, yakni meminta MPR menggelar sidang istimewa kembali ke UUD 1945 yang asli, menarik mandat pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dan membentuk pemerintah transisi.

Gerakan People Power Indonesia kabarnya sempat mengajak FPI. Namun FPI menolak dengan alasan ulama pada aksi 212 berfokus pada tuntutan penangkapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pada 30 November 2016, Rachmawati dikabarkan kembali mengadakan konsolidasi di Universitas Bung Karno. Hadir dalam acara tersebut antara lain Sri Bintang, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Kivlan Zen, dan Firza Husein.

Dalam pertemuan itu, misi yang diusung kembali dimatangkan. Puncaknya adalah ketika Rachmawati bersama sejumlah tokoh secara blak-blakan menggelar jumpa pers di Hotel Sari Pan Pacific pada Kamis, 1 Desember.

Rachmawati mengatakan, pada Jumat, 2 Desember, ia akan datang ke MPR untuk memberikan maklumat agar digelar sidang istimewa kembali ke UUD 1945 yang asli. Menurut dia, UUD hasil amendemen telah melahirkan sistem politik-ekonomi yang begitu liberal.

Massa dalam aksi 2 Desember 2016

Foto: dok CNN Indonesia

Dalam rencana yang akan dilakukan setelah salat Jumat itu, Rachma mempersilakan siapa pun untuk bergabung. “Setelah salat Jumat, saya akan ke sana (MPR). Saya sudah mengontak pimpinan MPR untuk menerima kami,” tutur Rachma.

Sri Bintang, ditemani Dahlia Zein, hari itu juga mengirim surat kepada MPR, DPR, dan Markas Besar TNI di Cilangkap. Ia meminta MPR menggelar sidang istimewa yang menghasilkan tiga ketetapan.

Pertama, menyatakan berlakunya kembali UUD 1945 yang asli. Kedua, mencabut mandat presiden dan wakil presiden yang sekarang. Ketua, mengangkat pejabat presiden sekaligus sebagai ketua presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyiapkan pemerintahan transisi.

Namun rencana mereka pun kandas. Polisi keburu menangkap tokoh-tokoh pergerakan tersebut. Mereka ditetapkan sebagai tersangka.

Tiga orang di antara mereka, yakni Sri Bintang Pamungkas, Rizal Kobar, dan Jamran, ditahan di Polda Metro Jaya. Sedangkan delapan orang lainnya diperbolehkan pulang pada Jumat malam.

Rachmawati melalui pengacaranya, Aldwin Rahadian, membantah bila dikatakan telah mencoba melakukan makar. Rachmawati, menurut Alvin, memang kerap menggelar pertemuan di Universitas Bung Karno, tapi tidak pernah mengkondisikan rencana penggulingan pemerintah.

“Iya, Bu Rachma sering melakukan pertemuan diskusi di UBK (Universitas Bung Karno). Di rumahnya juga sering. Nah, ini (pertemuan) yang mana (yang dituduhkan) belum tahu. Yang jam berapa?” kata dia.

Rachmawati Soekarnoputri meninggalkan gedung Mako Brimob, Kelapa Dua, setelah menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan makar di Depok, Jawa Barat, Jumat (2/12).

Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara Foto

Mengenai petisi untuk kembali ke UUD 1945 yang asli, Rachma hanya memfasilitasi beberapa tokoh yang kebetulan memiliki pemikiran yang sama. Ia juga tidak terlibat dalam penggalangan massa, apalagi menggiring mereka ke gedung MPR/DPR.

“Menurut saya, makar ini terlalu jauh. Mengada-ada,” ujar dia.

Sedangkan Sri Bintang Pamungkas keberatan dijadikan tersangka oleh polisi. Ia menolak menjawab beberapa pertanyaan dari penyidik. Menurut pengacaranya, Habiburokhman, surat yang ditujukan ke MPR dan Mabes TNI hanya penyampaian aspirasi sebagai warga negara.

“Itu bukan kesalahan. Kan masih konstitusional. Masih boleh seorang warga negara menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyatnya,” ujar Habiburokhman.


Reporter: Ibad Durohman

Redaktur: Deden Gunawan

Editor: Irwan Nugroho

Desainer: Luthfy Syahban

Rubrik Investigasi mengupas isu panas terbaru yang mendapat perhatian besar publik secara mendalam. Isu ini mencakup politik, hukum, kriminal, dan lingkungan.

sumber: https://x.detik.com/detail/investigasi/20161205/Aksi-Makar-dari-Cikini/index.php

Aksi di Monas Usai, di Depan DPR Baru Mulai

Jumat, 02 Desember 2016 — 15:35 WIB

Aksi di Monas Usai, di Depan DPR Baru Mulai - JPNN.COM

Yayan Ramlan sedang membawakan lagu kebangsaan dalam aksi “People Power Indonesia, Jihad 212” di depan gedung DPR/MPR, Jumat (2/12). Foto: M Fathra Nazrul/JPNN.Com

JAKARTA – Massa peserta Aksi Bela Islam III atau 212 di Lapangan Monas berangsur pulang. Namun, di lokasi lain tepatnya depan gerbang DPR/MPR, massa justru mulai beraksi.

Sejumlah orang yang menaiki mobil pikap dengan dilengkapi pengeras suara menggelar aksi di depan Kompleks Parlemen di Jalan Gatot Subroto. Rombongan yang menamakan diri Gerakan Oposisi Nasional itu membawa sebuah bendera bertuliskan Rakyat Bergerak.

Ada juga  sebuah spanduk bertuliskan “People Power Indonesia, Jihad 212” yang dililitkan melingkari mobil pikap pedemo. Sedangkan pedemo berorasi dari atas mobil itu.

Salah seorang peserta aksi, Egi Sabri menyatakan, Polri harus segera melepaskan para rokoh yang ditangkap pada Jumat (2/12) dini hari karena diduga makar. Sebab, massa menganggap tuduhan itu tanpa bukti.

“Kan tidak terbukti melakukan makar, maka harus dilepas. Kecuali sudah acak-acakan baru ditangkap. Belum apa-apa ditangkap. Jam lima pagi loh,” ujar Egi.

Karena itu, Egi meminta polisi melepaskan Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Adityawarman Thaha, Ahmad Dhani dan sejulah nama lain yang kini diamankan di Mako Brimob Kepala Dua, Depok, Jawa barat. “Kami meminta para aktivis yang ditangkap dilepaskan,” pintanya.

Aksi itu cukup menarik perhatian publik. Sebab, mereka tidak hanya berorasi seperti layaknya pengunjuk rasa, tapi juga menampilkan seniman bernama Yayan Ramlan yang membawakan lagu-lagu kebangsaan.(fat/jpnn)

sumber: http://www.jpnn.com/news/aksi-di-monas-usai-di-depan-dpr-baru-mulai

Pertanyaannya sekarang adalah kenapa Jokowi tidak bisa dikudeta?
1. Saat Soeharto berkuasa, puluhan juta rakyat Indonesia setiap hari berdoa minta diberikan seorang pemimpin yang baik, jujur, tidak KKN dan merakyat. Jawaban Tuhan adalah Jokowi.
2. Saat ini ada juta rakyat Indonesia setiap hari berdoa minta agar Jokowi sebagai seorang pemimpin yang baik, jujur, tidak KKN dan merakyat dilindungi selalu. Jawaban Tuhan adalah sem.ua rencana kudeta terhadap Jokowi selalu gagal. Ha…7x
3. Rakyat Indonesia, ulama, umat Islam dan umat agama lainnya mendukung Jokowi memimpin sekali lagi sebagai Presiden.
4. TNI dan polri kompak menjaga Presiden dan NKRI dari setiap gangguan yang timbul dari kelompok manapun, termasuk dari gerombolan si berat yang ideot. Ha…7x

Kesimpulan

Kasus Ahok sebenarnya hanya rekayasa politik dari para bajingan dan bangsat yang menghalalkan segala cara untuk mengalahkan Ahok dalam Pilgub 2017.

Dimotori oleh Brisik dan FPI, demo 14 Oktober 2016 hanya diikuti oleh ribuan orang saja.

Demo kedua, SBY berpartisipasi, lewat fatwa MUI yang dikeluarkan oleh Ma’ruf Amin, lewat dana dan lewat penghasutan massa. SBY ingin anaknya, Agus menang Pilgub 2017.

Prabowo dan Jusuf Kalla juga berpartisipasi lewat dana. Prabowo dan Jusuf Kalla ingin Anies menang pilkada. Setelah Anies menang, baru Zulkifli Hasan, ketua umum PAN menceritakan kalau Jusuf Kalla yang merekomendasikan Anies menjadi cagub kepada Prabowo. Sebelumnya keterlibatan Jusuf Kalla mendukung Anies sudah terlihat dari dukungan isterinya dan Erwin Aksa, keponakannya kepada Anies.

Provokator lapangan adalah Brisik, Novel Bamukmin, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Ahmad Dhani, Eggi Sudjana, Tengku Zulkarnain, Kivlan Zen, Rhoma Irama, Ratna Sarumpaet, Rizal Ramli, Lieus Sungkharisma, dll.

Sayangnya kudeta lewat kerusuhan 411 dan 212 terhadap Jokowi gagal total. Ha…7x

Terima kasih karena sudah mengunjungi, membaca artikel, atau menonton video di sangat aneh.

Jika anda menganggap blog ini bagus maka mohon bantuannya untuk menyebarkan informasi dan hiburan dari blog ini kepada keluarga dan teman-teman anda.

Kami juga mengharapkan ide, saran, dan kritik anda terhadap sangat aneh, jangan ragu-ragu untuk menuliskannya di kolom komentar. He…7x

Sekali lagi, terima kasih.

Admin sangat aneh.

Artikel penulis lainnya:

Hello World! Blog Sangat Aneh Sudah Beraksi

Aneh Tapi Nyata: Puluhan Kucing Lucu Ini Akan Membuat Anda Tersenyum, Tertawa, Atau Marah!!

Aneh Tapi Nyata: Puluhan Kucing Lucu Ini Akan Membuat Anda Tersenyum, Tertawa, Atau Marah!! Bagian kedua.

Aneh Tapi Nyata: Puluhan Kucing Lucu Ini Akan Membuat Anda Tersenyum, Tertawa, Atau Marah!! Bagian ketiga.

Sangat Aneh Tapi Nyata Dan Lucu: Isi Dari Artikel Ini Dijamin Bisa Bikin Kamu Ketawa Ngakak. Ha…7x

Sangat Aneh: Mengenal Indigo Child

Sangat Aneh Tapi Nyata: 37 Tanda Hari Kiamat Yang Harus Anda Tahu

Berita Aneh Hari Ini: Aneh Tapi Nyata Terdamparnya Ikan-Ikan Ini Sangat Aneh Dan Penuh Dengan Misteri

18 Kejadian Aneh Yang Ga Masuk Akal Karena Sangat Aneh Tapi Nyata

Berita Aneh Hari Ini: Puluhan Makanan Aneh Ini Bikin Nafsu Makan Lu Hilang

20 Alasan Orang Membuat Berita Hoax

Prabowo Kalah Benarkah Indonesia Akan Punah?

Kisah Hidup Jet Li

Sangat Aneh: Pilpres 2014 Dan 2019 Serupa Tapi Tak Sama

Sangat Aneh: Kenapa Mereka Ingin Mengkudeta Jokowi?

Panduan Lengkap Dari Kost Jakarta Buat Para Pencari Kost di Jakarta.

Sewa Rumah: Tip Dan Trik Terlengkap Dalam Mencari Kontrakan Rumah

Cara Daftar Member NASA

Alasan Milenial Memilih Speaker Aktif Dat

Penulis:

Richard Nata adalah seorang spesialis halaman pertama Google dan/atau Yahoo. Beberapa artikelnya juga menjadi nomor 1 di Google, Yahoo, dan Bing.

Hubungi Richard di Life on earth as in heaven.

Buku-buku dari Richard Nata yang terbit di Amazon:

1. Want More Traffic? 514 Tips to Skyrocket Your Website Traffic and Income Faster.
2. How to Create A Great Article for SEO in Three Hours.
3. The Best Way To Stop Watching Porn Today.
4. How to Skyrocket 7-8 Figure Income Annually from Blogging.
5. How to Start a Business With China.
6. Why Do Trump and Some Other US Presidents Endorse a New World Order?
7. Knowing Jesus Better – the Real Jesus According to Thousands of Verses and Who is Jesus to you?
8. How to Win a Soul to Jesus Christ.
9. Top Secret of Healthy Life Revealed.
10. Top Secret of Longevity Revealed.
11. Top Secret of Healthy Life and Longevity Revealed.
12. Make Your First $5,000 Faster: How to Find and Get Your Perfect Job.
13. How to Make Your First $5,000 Faster Even If English Is Your Second Language (ESL).
14.  From Love to Horror.
15. 50 Amazing Ways to Make Your First $5,000 Faster.
16. Power and Business Trillions of Dollars Make JFK Must Be Killed – 669 Data and Timeline Proving It.